Kabar7News, Pontianak – Dalam rangka memberikan pemahaman tentang hak, kewajiban dan prosedur pelayanan kesehatan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), para prajurit TNI, PNS TNI, dan keluarganya mengikuti acara Sarasehan BPJS Kesehatan Bersama Kemhan dan TNI di Ballroom Hotel Mercure, Kota Pontianak. Dengan tema, “Motivasi Pola Hidup Sehat dan Manfaat Menjadi Peserta Program JKN – KIS Disaat Sehat”. Sarasehan dibuka langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Sarasehan dihadiri Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, Laksma dr. Zakaria, Sp.OT, Wakapuskesad, Brigjen TNI dr. Agung Hermawanto, SpKJ, Kadiskesal LaksmaTNI dr.I.D.G. Nalendra D.I., Sp.B., Sp. BTKV (K), Danlantamal XII/ Pontianak, Laksma TNI Agus
Hariadi, Kadiskesau, Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto Iskanto, M. Sc., Sp.BS(K).Sp.K.P serta Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad saat membuka acara mengapresiasi kegiatan Sarasehan BPJS Kesehatan, Kemhan dan TNI saat ini dilaksanakan di wilayah Kodam XII/Tpr, karena hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang hak, kewajiban dan prosedur pelayanan bagi prajurit TNI, PNS TNI, dan keluarganya. Selain itu dalam Program Kerja, Kodam XII/Tpr akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin tercapainya pemenuhan hak-hak prajurit TNI-AD dan PNS Kodam XII/Tpr melalui pelayanan kesehatan yang prima, perumahan dan pendidikan yang layak.

Sedangkan saat memberikan keterangan pada awak media, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan terimakasih kepada BPJS yang telah bekerjasama dengan Kodam XII/Tpr sehingga prajurit dan PNS yang ada di wilayah Kodam XII/Tpr secara umum dapat tertangani oleh pelayanan dari BPJS.

Selanjutnya Pangdam XII/Tpr juga menyampaikan, saat ini TNI sendiri juga memiliki rumah sakit untuk melayani prajurit dan PNS serta keluarganya. Yang dalam pelaksanaanya masyarakat juga ternyata banyak masyarakat yang berobat dirumah sakit TNI dengan memanfaatkan fasilitas BPJS.

Ini tentunya tidak terlepas dari tugas TNI sebagai salah satu pembina potensi masyarakat di wilayah, kita juga membuka diri untuk bagaimana merawat dan mengobati pasien-pasien yang berasal dari masyarakat khususnya yang menggunakan BPJS.

Lanjutnya menyampaikan, hal tersebut juga menjadi tugas dan tanggung jawab jajaran kesehatan yang ada di seluruh wilayah Kodam XII/Tpr baik itu rumah sakit milik TNI AD, AL, AU.

“Tidak hanya prajurit, kita semua tugasnya juga melayani pasien – pasien masyarakat, biar bisa membantu kesejateraan masyarakat di wilayah,” pungkas Pangdam XII/Tpr.
(Red)

Kabar7News, Merauke – Dalam mengisi waktu luangnya sekaligus mewujudkan misi ketahanan pangan nasional, prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) memanfaatkan lahan kosong untuk cocok tanam.

Berbagai macam jenis sayur-sayuran seperti kacang panjang, sawi, kangkung dan tomat ditanam di lahan kosong yang berada di sekitar Pos Kaliwanggo Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., Kamis (7/11/2019) menuturkan bahwa pemanfaatan lahan kosong oleh personel Pos Kaliwanggo yang disulap menjadi kebun sayur-sayuran merupakan hal positif yang terus dikembangkan oleh personel pos jajaran Satgas, baik itu di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan prajurit sendiri.

Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Prajurit penjaga perbatasanpun mengimplementasikannya dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada supaya lebih produktif dan bermanfaat,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

“Kegiatan ketahanan pangan juga dilakukan bersama masyarakat yang ada disekitar pos Satgas, hal tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” tambahnya.

Dansatgas juga menegaskan bahwa sesuai dengan tekad Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad sejak awal bertugas adalah membawa perubahan baik dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Komandan Pos Kaliwanggo Kapten Inf Adik Sunarto mengatakan bahwa kegiatan berkebun dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar pos adalah untuk mengisi waktu luang disamping tugas pokok sebagai pasukan penjaga perbatasan yang kita emban sekarang.

“Hasil panennya lumayan bisa untuk dikonsumsi sendiri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dapur pos, sehingga waktu luang dimedan tugaspun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat,” katanya.
(Red)

Kabar7News, Bogor – Bupati Bogor, Ade Yasin, menyebutkan bahwa Peraturan Bupati (Perbup) terkait jam tayang operasional truck tambang belum tepat untuk diterbitkan, walaupun draft Perbup tentang jam tayang tersebut sudah terbentuk.

“Perbup tentang jam tayang truck tambang belum bisa diterbitkan dalam waktu dekat karena khawatir didemo oleh pekerja tambang yang juga merupakan warga Kabupaten Bogor. Menurut saya solusinya pembangunan jalan khusus tambang,” kata Ade Yasin di Cibinong, Kamis (7/11/2019).

Ia menerangkan Pemkab Bogor sudah mendesak Pemprov Jawa Barat  maupun mencari investor untuk membangun jalan khusus tambang yang panjang sekitar 8,7 Km dan berada di Kecamatan Parung Panjang dan Kecamatan Rumpin.

“Kami sudah mencari solusi untuk pembangunan jalan khusus tambang yang sebenarnya kewenangan Pemprov Jawa Barat. Selain sudah menagih janji Gubernur Ridwan Kamil untuk membangun jalan tersebut, kami juga sudah mencari investor yang mau membiayai pembangunan  jalan khusus tambang tersebut,” terangnya.
(Andreas)

Kabar7News, Bandung – PangdamIII/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P, M.M, Q.I.A dan Letjen TNI Tri Soewandono menggelar acara lepas sambut  yang diselenggarakan di Aula Graha Tirta Siliwangi Jalan Lombok No. 10 Kota Bandung, Rabu (6/11/2019).

Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Operasi Pencarian, Pertolongan dan kesiapsiagaan, resmi menggantikan Letjen TNI Tri Soewandono. Sementara Letjen TNI Tri Soewandono menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Polhukam.

Pada kesempatan pertama, Letjen TNI Tri Soewandono menyampaikan kesan dan pesan bahwa, ” kami berbangga pada hari ini dihadiri oleh senior kami, atasan kami dan saya berhasil bisa menjadi korek serta teliti seperti ini yang karena beliau-beliau “.

Menurut Letjen TNI Tri Soewandono,  pelajaran yang berharga karena kita mengenalnya, jadi apapun tugas yang diberikan tidak boleh menyerah harus berhasil  sehingga saya menjadi Letnan Jenderal seperti ini.

” Untuk wilayah Jawa Barat kita punya program Citarum Harum, yaitu program pentahelik dimana ilmuwan, tokoh masyarakat semua bersama-sama mengatasi sungai yang tadinya terkotor dunia sekarang sudah menjadi bersih. Kemudian kemaren sebelum serah terima kami dipanggil oleh Kemenkokemaritiman akan diberikan tugas untuk mengembalikan lahan kritis, lahan gundul diatas. Jadi prinsifnya apabila kita kerja dengan serius, kerja dengan maksimal, maka semua hambatan-hambatan bisa kita lalui, “terangnya.

Selanjutnya pada acara lepas sambut ini, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P, M.M, Q.I.A, menyampaikan, sangat luar biasa hari ini bapak-bapak dan ibu-ibu bisa hadir untuk meluangkan waktu dalam rangka menghadiri acara lepas sambut kami.

Pangdam III/Siliwangi dalam perjalanan kariernya di TNI lama berdinas di Kopassus lebih kurang 24 tahun. ” Kami bangga dinas disini, tetapi kami juga belum pernah bertugas di Kodam III/Siliwangi ini “.

” Saya selama menjadi TNI hanya beberapa Kotama saja yang pernah saya tugasi yaitu Kopassus, Kodam Jaya, Kodam Tanjung Pura dan Kodam Cindrawasih, ” ucap Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, setelah pembawa acara menyampaikan kalimat tak kenal maka tak sayang, maka Pangdam III/Siliwangi satu persatu memperkenalkan keluarga besar Pangdam yang diawali dari ibu Suciawati dilanjutkan kepada ke 3 putri dan menentunya.

” Sekali lagi kami datang kesini tentu masih banyak kekurangan yang saya miliki, oleh sebab itu kami mohon kerjasama dengan bapak-bapak dan ibu sekalian, baik itu instansi-instansi diluar Militer maupun instansi Militer karena Militer di Bandung ini banyak sekali, ” imbuhnya.

” Saya selaku Pangdam III/Siliwangi tentu akan sowan ke bapak dan ibu sekalian untuk memperkenalkan diri dan untuk mengenal lebih dekat lagi. Mudah-mudahan kita semuanya bisa bekerja dengan baik, bekerjasama sebaik-baiknya sehinga kita bisa menciptakan suasana Kota Bandung Jawa Barat yang nyaman, aman dan terkendali, ” pungkas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P, M.M, Q.I.A.
(Red)

Kabar7News, Bogor – Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor, Rohmat Selamat, menyatakan bahwa pihaknya menyoroti persoalan lingkungan hidup sebagai permasalahan yang harus diselesaikan bersama masyarakat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Persoalan lingkungan hidup merupakan persoalan kita semua. Persoalan sampah merupakan permasalahan yang tidak akan selesai dan tidak akan pernah hilang dari muka bumi ini, oleh karena itu minimal kita harus mampu menekan mengurangi pemakaian bahan-bahan plastik pembungkus kemasan yang kerap kita gunakan sehari-hari,” katanya kepada Kabar7News di Bogor, Selasa (5/11/2019).

Menurut dia, persoalan sampah merupakan persoalan utama bagi kehidupan, sampah sering dijumpai menumpuk “menggunung” di berbagai titik saluran sungai, irigasi dan tempat lainnya.

“Kita telah membuat surat konfirmasi kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane dan melayangkan surat tembusan ke Kementerian PUPR Jakarta, serta Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, dan Wali Kota Bogor serta Dinas DPMPTSP Provinsi Jawa Barat di Bandung dengan Nomor Surat: 001/DPC-PWRI/STP/XI/2019,” ujarnya.

(Andreas)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.