Kabar7News, Ambon – Program pelatihan guru pelopor keselamatan berlalu lintas yang diselenggarakan Polda Maluku bekerjasama dengan Jasa Raharja Maluku, akhirnya berakhir.

Berakhirnya kegiatan yang dihelat selama tiga hari secara hybrid di provinsi Maluku ini ditutup oleh Direktur Lalu lintas Polda Maluku, Kombes Pol Agus Krisdiyanto.

Pelatihan kepada para guru dan personil lalu lintas di jajaran Polda Maluku se-provinsi Maluku ini dipusatkan di Manise Hotel, kota Ambon. Kegiatan berlangsung sejak Senin – Rabu (19-21/9/2022).

Direktur Lalu lintas Polda Maluku Agus Krisdiyanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para guru yang telah mengikuti program pelatihan Guru Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas selama 3 hari.

Krisdiyanto mengaku pelatihan tersebut dilaksanakan untuk guru karena merupakan ujung tombak atau garda terdepan dari Polisi Lalu Lintas untuk mewujudkan Anak Indonesia Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh.

“Kami mengharapkan dengan terlaksananya pelatihan ini, para guru dapat memberikan edukasi yang telah diterima kepada para siswa maupun orang tua siswa tentang Tertib Berlalu Lintas,” harapnya.

Selain kegiatan pelatihan, Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Maluku juga melounching aplikasi Guru Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.”

Aplikasi yang diluncurkan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang dilaksanakan Ditlantas Polda Maluku.

Turut hadir dalam penutupan kegiatan itu yakni Kasubbid Kamsel Ditlantas Polda Maluku, dan para guru se provinsi Maluku secara daring dan luring.

(**)

Kabar7News, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif., S.H., M.Hum, menerima kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) provinsi Maluku, R. Agus Marhendra, A.Ptnh., M.Si.

Pertemuan silaturahmi itu dilangsungkan di ruang kerja Kapolda Maluku di Markas Polda Maluku, Jalan Sultan Hasanuddin, Tantui, kota Ambon, Rabu (21/9/2022).

Kedatangan Kakanwil BPN Maluku tidak sendiri. Ia didampingi Kepala BPN Ambon, serta Kabid Pengamanan dan Penanganan Sengketa. Sementara Kapolda Maluku, didampingi Irwasda, Karo Rena, dan Kabagada Biro Log Polda Maluku.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda Maluku yang telah menerima kunjungan silaturahmi kami hari ini,” kata Marhendra.

Marhendra juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada anggota Polri, khususnya di Maluku, karena telah banyak membantu BPN selama ini.

“Kami berharap Polda Maluku dapat terus bersinergi dengan kami BPN Provinsi Maluku dalam penanganan konflik di Maluku,” harapnya.

Senada dengan Kakanwil BPN, Kapolda Maluku berharap kerjasama yang sudah terjalin lama dapat terus ditingkatkan. Sebab, dengan kerjasama yang baik bisa mewujudkan Maluku Aman, Maluku Damai, dan Maluku Sejahtera.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil dan staf yang telah bekerjasama dengan kami Polda Maluku,” ungkap Kapolda.

Selain itu, Irjen Latif juga berharap kepada BPN Maluku agar dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat di desa-desa yang memiliki potensi konflik.

“Terkait banyaknya konflik di Maluku, saya berharap Badan Pertanahan Nasional melaksanakan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat desa yang memiliki potensi konflik,” harapnya.

Kapolda pun mengaku siap untuk memberdayakan anggota Bhabinkamtibmas di setiap desa di Maluku untuk menggalang masyarakat.

“Bapak Kakanwil boleh melakukan kerjasama dan koordinasi dengan kami dalam memberdayakan Bhabinkamtibmas Polda Maluku di setiap desa,” pintanya.

Pemberdayaan Bhabinkamtibmas, kata Kapolda, dimaksudkan agar dapat menggalang Lurah atau Pejabat Desa. Ini dilakukan agar sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya konflik menjadi lebih mudah.

“Tugas BPN sama dengan Polri, salah satunya turun ke tempat-tempat konflik. Karena itu kami Polda Maluku akan mendukung, mensuport dan bersinergi terus dengan Badan Pertahanan Nasional Provinsi Maluku,” ungkap Kapolda.

Tak hanya itu, Irjen Latif juga mengharapkan adanya pertukaran data yang terintegrasi antara Polda Maluku dengan Kanwil BPN Maluku. Sehingga data potensi rawan konflik di Maluku dapat segera diantisipasi.

“Saya berharap ada pertukaran data antara Polda Maluku dan BPN Provinsi Maluku yang terintegrasi, agar kami Polda Maluku bisa meneruskan kepada jajaran untuk mengantisipasi maupun melakukan penanganan konflik di Maluku,” harapnya.

(**)

Kabar7News, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, berserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi Maluku, menjemput kedatangan Presiden RI, Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo.

Presiden dan rombongan tiba menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Rabu (14/9/2022) sekira pukul 13.20 WIT.

Kedatangan Presiden untuk melakukan sejumlah agenda kerja di kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual, provinsi Maluku.

Presiden berkunjung didampingi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono,

“Bapak Presiden dan Ibu siang tadi tiba di Bandara Karel Sadsuitubun. Kami bersama Forkopimda Maluku melakukan penjemputan,” kata Kapolda

Kapolda mengaku, kedatangan Presiden disambut meriah. Tampak antusias masyarakat menyambut kedatangan Presiden. Warga berdiri di sepanjang jalan.

“Kedatangan bapak Presiden tadi juga disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat di kabupaten Maluku Tenggara maupun kota Tual,” katanya.

Kapolda mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi dan kondisi (Sikon) kamtibmas agar tetap kondusif.

“Mari kita terus menjaga sikon kamtibmas tetap kondusif dan bertindak sebagai tuan rumah yang baik dengan menunjukkan kesantunan dan keramahtamahan rakyat Maluku,” tutup Kapolda.

(**)

Kabar7News, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, memerintahkan Kapolres Seram Bagian Timur (SBT) untuk dapat memberikan sanksi dan pembinaan kepada Ilham Lering, cleaning service yang menyalahgunakan Bendera Merah Putih.

Perbuatan penyalahgunaan bendera Indonesia oleh Ilham Lering yang terjadi di depan rumah dinas Polsubsektor Wakate di Kesui, kabupaten SBT, viral di media sosial pada Selasa (13/9/2022).

“Saya sudah diperintahkan Kapolres SBT agar dapat memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” kata Kapolda Maluku, Rabu (14/9/2022).

Kapolda mengatakan, sanksi yang diberikan kepada Ilham yaitu menaikan dan menurunkan bendera Merah Putih di Polsubsektor Wakate.

“Jadi sanksi yang diberikan itu setiap hari yang bersangkutan menaikan bendera dan menurunkan bendera di Polsek,” pintanya.

Selain diberikan sanksi, Kapolda juga memerintahkan agar Ilham dapat diberikan pembinaan tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.

“Yang bersangkutan juga harus diberikan pembinaan mengenai wawasan kebangsaan, agar dirinya bisa merasakan cinta tanah air,” harapnya.

Untuk diketahui, Ilham Lering, cleaning service di kantor Polsubsektor Wakate, sudah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia di depan Polsek Wakate, Selasa, kemarin.

Saat menyampaikan permohonan maaf secara tulus karena telah mengambil bendera yang sudah lama berada di dalam gudang, Ilham diidampingi Kepala Dusun, Hasan Basri Rumaratu, dan Imam Tamhelu, Ali F. Kastela.

“Saya atas nama Ilham Lering, saya bukan polisi, saya masyarakat biasa, saya bekerja sebagai tukang bersih bersih/cleaning servise di kantor Pol Subsektor Wakate” kata Ilham.

(**)

Kabar7News, Ambon – Video viral penyalahgunaan bendera Merah Putih yang terjadi di depan rumah dinas Polsubsektor Wakate, Polres Seram Bagian Timur (SBT) di Kesui, terungkap.

Pelaku penyalahgunaan bendera Indonesia itu ternyata adalah Ilham Lering, warga setempat yang bekerja sebagai seorang cleaning service di kantor Polsubsektor Wakate.

Didampingi Kepala Dusun, Hasan Basri Rumaratu, dan Imam Tamhelu, Ali F. Kastela, Ilham Lering meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia karena telah menyalahgunaan fungsi bendera Merah Putih tersebut.

Berdiri di depan Polsek Wakate, Ilham menyampaikan permohonan maaf secara tulus karena telah mengambil bendera yang sudah lama berada di dalam gudang.

Menurutnya, bendera yang diambil itu merupakan bendera lama yang sudah sobek dan tidak terpakai. Bendera itu kemudian dijadikan sebagai serbet. Ia juga tidak sengaja menginjaknya.

“Saya atas nama Ilham Lering, saya bukan polisi, saya masyarakat biasa, saya bekerja sebagai tukang bersih bersih/cleaning servise di kantor Pol Subsektor Wakate. Saya minta maaf karena sudah angkat bendera yang sudah lama di gudang untuk dijadikan lap-lap tangan, dan saya tidak sengaja injak. Saya minta maaf, kepada warga masyarakat Indonesia sebesar-besarnya,” kata Ilham.

Terkait dengan penyalahgunaan bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Ilham Lering, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku pihaknya akan memberikan pembinaan hukum dan wawasan kebangsaan kepada yang bersangkutan.

“Polri tetap akan melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan, pembinaan hukum dan wawasan negara kepada yang bersangkutan, agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi,” tutup Kapolda.

(**)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.