Kabar7News, Ambon – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Maluku akan melakukan operasi cela bibir dan lelangit, atau bibir sumbing secara gratis pada 15 Juni 2022 mendatang.

Bhakti kesehatan Polda Maluku tersebut akan dilakukan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 dan Dokkes Polri Tahun 2022.

“Operasi bibir sumbing akan diselenggarakan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Ambon pada 15 Juni 2022,” kata Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol drg. Subur di Ambon, Kamis (28/4/2022).

Operasi bibir sumbing gratis yang akan dilaksanakan tersebut, juga bertujuan untuk memberikan masa depan yang cerah kepada penderita.

“Harapannya penderita bibir sumbing mempunyai masa depan yang lebih baik,” katanya.

Subur mengatakan, kegiatan bibir sumbing gratis yang akan dilakukan tersebut terbuka umum. Masyarakat yang ingin melakukan operasi bibir sumbing dapat secara langsung menghubungi nomor kontak person: 081343474400.

“Operasi bibir sumbing terbuka untuk umum. Silahkan melakukan pendaftaran ke RS Bhayangkara atau menghubungi Bu Linda: 081343474400,” pintanya.

(**)

Kabar7News, Jakarta – Polemik pemberhentian Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) terus memicu reaksi berbagai pihak utamanya dari kalangan dokter Indonesia.

Salah satu yang memberi reaksi atau tanggapan adalah dokter Firman Parulian Sitanggang, Sp.Rad(K) RI, Kepala Instalasi Radiologi RSUP Sanglah Denpasar.

Seperti dikutip dari 60menit.co.id, Jumat, (8/4), dr. Firman mengatakan, asal muasal dari kekisruhan tersebut adalah masalah internal Radiologi dimana dr. Terawan berprestasi sangat pesat dan tak mudah dibendung.

“Lalu ada senior yang kurang suka dengan kondisi tersebut. Kebetulan senior tersebut cukup berpengaruh di PB IDI, tentu tidak susah dari beliau untuk cari celah,” ujar Firman.

DSA (Digital Subtraction Angiography), kata dokter yang berdiam di Bali ini, adalah celah yang dimanfaatkan sebagai pintu masuk hingga dianggap DSA tersebut tidak berdasar pada ranah ilmiah. Tetapi seiring berjalannya waktu, Dr Terawan terus berkarya dan masyarakat yang terlayani makin banyak datang dari segala lapisan, mereka merasa tertangani dengan baik, dan tidak ada yang dikecewakan.

Di sisi lain, jelas Firman Parulian, MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran) terus mendesak dokter Terawan agar mau menjelaskan semuanya kepada Majelis. Sebagai seorang prajurit TNI AD, yang kebetulan dipercaya menahkodai RSPAD Gatot Subroto, dokter Terawan tidak bisa seenaknya meninggalkan tempat tugas kecuali atas ijin Kepala Staf Angkatan Darat.

“Dokter Terawan sudah menginformasikan hal tersebut kepada Majelis, agar pemanggilan ditujukan kepada KSAD. Dan KSAD yang akan memerintahkan Dr Terawan  menghadiri panggilan tersebut,” tandas dokter radiologi ini.

(ketty)

Kabar7News, Keerom – Tim Kesehatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 126/KC Pos Batom memberikan pengobatan kepada Alvius Kimki (13) yang mengalami demam tinggi dengan mendatangi langsung kerumahnya yang berada di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (7/4/2022).

“Melihat anaknya mengalami demam tinggi, Bapak Yacub Kimki (36) mendatangi Pos untuk meminta pertolongan pengobatan kepada anaknya yang terbaring di rumah,” ungkap Dansatgas.

“Karena jarak dengan pelayanan kesehatan setempat lumayan jauh ditambah kendala transportasi, pelayanan kesehatan Satgas selalu menjadi pilihan warga yang selalu siap sedia untuk memeriksa kesehatan warga,” tambah Dansatgas.

Sementara itu, Yacub Kimki sang ayah menyampaikan terima kasih kepada Tim Kesehatan Pos Batom yang telah bersedia datang ke rumah untuk mengobati anaknya.

“Terima kasih Bapak-Bapak TNI Pos Batom karena telah memberikan pelayanan kesehatan kepada anak saya, mudah-mudahan kondisi kesehatan anak saya segera membaik setelah diberi obat,” ucapnya.

(Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC)

Kabar7News, Jakarta – Salah satu poin yang ditekankan oleh Presiden Jokowi adalah agar angka kasus Covid-19 saat ini bisa dipertahankan atau bahkan bisa lebih rendah selepas Lebaran nanti.

Presiden Joko Widodo telah memutuskan bahwa masyarakat diperbolehkan untuk melakukan mudik pada tahun ini. Untuk itu, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menyiapkan pelaksanaan mudik ini dengan matang, terutama mengingat tingginya animo masyarakat yang akan mudik.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangannya selepas mengikuti rapat terbatas (ratas) persiapan Idulfitri 1443 Hijriah yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 6 April 2022.

“Beliau telah berpesan agar disiapkan dengan matang oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait, mengingat berdasarkan proyeksi atau prediksi dari hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan angka yang akan melaksanakan mudik itu berkisar antara 76-86 juta warga Indonesia yang akan melaksanakan mudik Idulfitri setelah dua tahun absen tidak ada mudik,” ujar Menko PMK.

Presiden Jokowi juga meminta agar pelaksanaan perjalanan mudik tahun ini diatur secara tepat dan ketat sehingga tidak menimbulkan risiko-risiko yang tidak perlu dan masyarakat bisa mudik dengan selamat sampai tujuan. Salah satu poin yang ditekankan oleh Presiden Jokowi adalah agar angka kasus Covid-19 saat ini bisa dipertahankan atau bahkan bisa lebih rendah selepas Lebaran nanti.

Untuk itu, Kepala Negara memberikan arahan agar pelaksanaan vaksinasi, terutama untuk dosis kedua dan dosis penguat atau booster, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh terutama oleh masyarakat yang akan mudik.

Menurut Menko PMK, berdasarkan hasil uji lapangan, vaksin penguat merupakan faktor penentu untuk menekan angka kasus maupun angka kematian akibat Covid-19.

“Kenapa? Karena kalau orang sudah booster atau disuntik vaksin yang ketiga itu tingkat ketangguhan imunitasnya beberapa kali lipat dibandingkan yang belum mengikuti booster,” imbuhnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada momentum Ramadan ini pemerintah mengupayakan pelaksanaan vaksinasi pada malam hari saat ibadah salat tarawih. Menko PMK mengimbau masyarakat yang berniat melakukan mudik untuk segera mendaftarkan diri dan berkunjung ke gerai-gerai vaksinasi yang dibuka di beberapa masjid secara bergiliran, terutama di wilayah yang akan menjadi tempat pemberangkatan mudik, yaitu wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah.

“Sekali lagi yang kami tekankan pada kesempatan ini marilah semuanya yang akan sudah berniat untuk mudik untuk segera melakukan vaksinasi, terutama yang sudah vaksin kedua untuk bisa melaksanakan vaksin booster,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga mengingatkan dua hal yang harus menjadi perhatian jajarannya yaitu ketersediaan bahan pangan dan bahan bakar minyak (BBM) dalam menyongsong mudik Idulfitri tahun ini.

“Tadi dari kementerian-kementerian yang terkait sudah melaporkan tentang kesiapannya dan insyaallah sebagian besar sudah siap dan ada beberapa hal lagi yang sifatnya masih akan disempurnakan atau diperbaiki untuk menyongsong terutama mudik tahun 2022 ini,” tandasnya.

(BPMI Setpres)

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.