Kabar7News, Jakarta – Potensi gangguan Kamtibmas jauh lebih banyak dibandingkan yang muncul di permukaan (teori gunung es) tentunya supaya tidak muncul harus melakukan pembinaan sehingga tidak muncul menjadi ambang gangguan serta gangguan nyata.

Hal tersebut dijelaskan Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Tajjudin berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (16/3/2020) untuk menghadiri undangan mewakili Kakorbinmas Baharkam Polri sebagai Narasumber dalam kegiatan FGD terkait isu perkembangan terkini dan penanganan Penyakit Masyarakat,  di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Lebih lanjut Tajjudin mengatakan mencegah tindakan kejahatan jauh lebih baik daripada penindakan.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir beberapa pejabat antara lain:

1. Drs. Sarmadani (Dir ekonomi sosial&budaya Kemendagri)
2. Drs. H. Tajuddin M.H (Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri)
3. Arifin (asdep kemenpora)
4. Letkol pajar (mewakili mabes TNI)
5. Popy Dewi P. (Dir Dikbud)
6. Supratma (Dir advokat)
7. R. Dea (Kasiinset)
8. Dr. Nurhotimah (Kasi Penyuluhan Rikes BNN).

Selama kegiatan digelar berlangsung aman dan dihadiri kurang lebih 40 peserta.

(wem)

Kabar7News, Jakarta – Tantangan yang dihadapi kedepan akan sangat kompleks, salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi medan pertempuran baru oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya. Penyebaran informasi dan berita-berita bohong melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-Bhineka Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme.

Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil Kepala (Waka) Puspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr (Han) saat membuka PenataranPublic Relations TA 2020 yang diselenggarakan oleh Puspen TNI, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/3/2020).

Kapuspen TNI mengingatkan untuk membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab dengan menyebar berita bohong tersebut, maka kata kunci bagi prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap berbagai berita bohong, percayalah kepada komandan satuan masing-masing. Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilih dan memilah berita yang positif dan bermanfaat.

Kapuspen TNI menjelaskan, mencermati perkembangan lingkungan global yang diwarnai dengan kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi, telah mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dinamika pelaksanaan tugas TNI khususnya Satuan Penerangan TNI sebagai Public Relations yang merupakan salah satu pilar penting cara berkomunikasi dengan publik dalam upaya menciptakan citra positif TNI.

Oleh karena itu, sudah seharusnya kita (TNI) senantiasa menyelaraskan kemampuan, dengan tuntutan lingkungan dan kebutuhan organisasi, agar eksistensi dan citra positif TNI di era keterbukaan informasi dewasa ini, tetap dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan untuk kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai.

Kapuspen TNI juga mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan PenataranPublic Relations adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia, yang mampu mengkomunikasikan dan mentransformasikan kinerja TNI di bidang penerangan, baik di lingkungan internal maupun eksternal TNI dalam rangka membangun dan memantapkan interoperabilitas jajaran penerangan TNI guna mendukung tugas pokok TNI.

Untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkemampuan seperti itu, Puspen TNI bekerja sama dengan Sekretaris Nasional Kine Klub Indonesia (Senakki), menyelenggarakan Penataran Public Relations TA 2020, yang akan berlangsung selama satu bulan. Melalui penataran ini di harapkan para peserta dapat mentransfer ilmu pengetahuan, memiliki pemahaman dan keterampilan praktis di bidang Public Relations.

(Red)

 

Kabar7News, Jakarta – Pemerintah dengan segala perangkatnya harus lebih cepat untuk ambil langkah antisipatif dan reaktif  selain sarana prasarana tenaga medis dan tempat rujukan termasuk terus mengedukasi serta sikap informatif pada masyarakat secara maksimal guna waspada  menghadapi virus corona ini agar masyarakat tidak panik.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha) Azmi Syahputra berdasarkan keterangan tertulisnya yang diterima Kabar7News di Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Dikatakan Azmi bahwa yang tak kalah pentingnya adalah pasca lock down beberapa tempat hiburan, wisata dan lembaga pendidikan maka perlu langkah langkah strtegis dan terukur antara lain segera perintahkan dan bentuk tim peneliti, dokter, farmasi, komponem terkait untuk meneliti dan segera menemukan formulasi obat dan perawatan melawan virus corona bagi Indonesia.

“Selanjutnya Pemerintah harus bijak, hati-hati mengendalikan situasi dan tidak boleh buat panik masyarakat, karena ini dapat menimbulkan kericuhan sosial, Pemerintah harus memastikan ketersediaan bahan baku dan bahan makanan,” jelas Azmi.

Lebih lanjut Azmi menjelaskan aparat penegak hukum lebih aktif melakukan pemantauan terhadap para “mafia sembako” yang coba  memanfaatkan situasi dan bermain-main dengan keadaan ini termasuk perlu disiapkan tim pengawalan logistik di wikayah  yang dianggap rawan.

Selain hal-hal tersebut, menurut Azmi perlu peningkatkan fungsi polisi  termasuk partisipasi masyarakat yaitu dalan membantu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Yang tugas pokoknya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

“ini sangat penting dan jadi prioritas karena  kemanan dan ketertiban ini berdampak pada perekonomian dan keamanan nasional,” pungkasnya.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Rangkaian peringatan HUT ke-74 Persit Kartika Candra Kirana yang digelar tahun ini terasa istimewa, selain dengan alunan pembacaan ayat suci Al Qur’an, juga dibuka dengan harmoni damai seni Marawis dari satuan yang pernah tampil di hadapan Presiden, yaitu Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) -3/ATD Kodam Jaya/Jayakarta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/3/2020)

Dikatakan Kadispenad, Grup Marawis Baitussalam berasal dari Kodam Jaya, yang beranggotakan 15 orang Denzipur 3/ATD .

“Para prajurit Zipur ini tidak saja dikenal di lingkungan TNI AD, namun dalam acara religi di kalangan masyarakat se-Jabodetabek. Bahkan, tahun lalu (Kamis, 16/5/2019), tergabung dengan unsur TNI-Polri mengisi acara buka puasa bersama di Monas di hadapan Presiden,” ucap Candra.

Untuk diketahui, kehadiran Grup Marawis di Mabesad kali ini, tampil di hadapan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa serta tidak kurang dari 2.000 orang prajurit, PNS TNI AD, dan Warakawuri , serta Anak Yatim.

“Dalam acara itu, juga hadir Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Wakil Ketum Persit KCK, Ny. Dewi Tatang Sulaiman serta para pejabat teras TNI AD di wilayah Jakarta,” tambah Candra.

Marawis sendiri, tutur Candra, merupakan kolaborasi seni dari Timur Tengah dan Betawi yang kental dengan nuansa keagamaan dengan alat musik perkusi.

“Musik ini tidak saja tentang religi, namun sebagai bagian budaya nasional memiliki nilai-nilai yang universal. Seperti di Ambon beberapa waktu lalu, kelompok seni Marawis dari Yonif 711 berhasil memperkuat persatuan dan persaudaraan masyarakat,” beber Candra.

“Termasuk di Ambon, dalam kesempatan tertentu seni Marawis dimainkan bersama oleh masyarakat yang beragama Islam dan Nasrani. Jadi, dari situ menunjukkan bahwa sebagai seni, Marawis memiliki nilai yang universal,” tegasnya.

Dengan penampilan anggota dari Denzipur 3 itu, Candra pun menangkap hal yang positif bagi pembinaan satuan.

“Selain itu, tidak secara langsung, Marawis juga dapat membentuk prajurit yang semakin profesional dalam menjalankan peran tugasnya yang dinamis, serta membentuk karakter mereka yang toleran, loyal, disiplin, dan tentunya menanamkan keimanan dan ketakwaan,” ujar Candra.

Secara terpisah, Kopda Triyadi Guntoro selaku yang tertua Group Marawis Denzipur 3, mengatakan bahwa awal mulanya Marawis ini dibentuk untuk mengisi waktu luang kegiatan di satuan.

“Namun, seiring berkembangnya kemampuan dan permintaan untuk tampil, sehingga pada tahun 2006 Group Marawis Denzipur 3 dibentuk.

“Alhamdulillah ini merupakan salah satu kebanggaan kami, karena dapat memberikan hiburan dengan nuansa Islami,” tuturnya.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Tidak saja membanggakan, undangan dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana (Ketum Persit KCK) Ny. Hetty Andika Perkasa  di Mabesad, membuat seorang Warakawuri yang juga penjaga kantin di SMAN 104 seperti bermimpi.

Hal itu disampaikan Yuyun Murniasih (44), salah seorang Warakawuri yang mengikuti acara Doa Bersama Peringatan HUT ke-74 Persit KCK di Mabesad, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Diungkapkan Yuyun, dikarenakan tidak pernah terpikir sebelumnya, dirinya merasa bermimpi saat menerima undangan dari Jenderal TNI Andika dan Ny. Hetty di Mabesad.

“Selama ini, saya tidak pernah membayangkan bisa ketemu dengan Bapak Kasad dan Ibu. Saat menerima undangan seperti bermimpi, karena suami sudah meninggal,” ucap Yuyun.

Dikatakan Yuyun lagi, undangan yang diterimanya itu merupakan perhatian yang luar biasa dan khususnya bagi dirinya yang merupakan Warakawuri dari Kopassus.

“Inilah yang membuat kami sangat bangga dan sungguh terharu, dan  sangat menyejukkan hati,” ujarnya.

Lalu Yuyun berkisah, bahwa sepeninggal almarhum suaminya Serka Suliono, dirinya harus menjadi ibu  sekaligus bapak bagi kedua orang anaknya.

“Kepergian almarhum suami, awalnya dirasakan sangat berat, karena saya harus menjadi ibu sekaligus bapak bagi dua orang anak saya,” ujar Yuyun.

Berkat usaha dan dukungan keluarga termasuk kedua anaknya, Yuyun pun bersyukur, karena kini dia dapat menyekolahkan anaknya dengan cukup baik.

“Segalanya terasa terbatas. Syukur hingga kini bisa menghidupi dan menyekolahkan anak saya hingga bisa kuliah,” ujar Yuyun.

“Anak yang pertama, Yuditha Sulistyaningsih, saat ini kuliah di Institut Kesehatan Indonesia semester IV. Sedangkan anak kedua, M. Fadly Afaffi yang saat ini masih kelas IV Sekolah Dasar,” tambah Yuyun.

Untuk menghidupi keluarganya itu, Yuyun pun bekerja sebagai penjaga Kantin di SMAN 104 Kelurahan Kampung Gedong.

“Apapun saya lakukan untuk anak, yang penting halal. Saat ini, meski bekerja sebagai penjaga kantin di SMA 104, perhatian bagi anak tetap fokus,” ujar Yuyun.

“Apalagi anak saya yang sulung (Yuditha) ingin menjadi Kowad, mengikuti jejak ayahnya sebagai prajurit TNI AD” imbuhnya.

Apa yang dialami Yuyun pun dirasakan sama oleh Ratna Komalasari (44). Istri mendiang Serda Basuki yang berdinas terakhir di Yonif 305/Tengkorak itu pun tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.

“Ini pertama kalinya menginjak di Mabesad. Bisa bertemu dan berfoto bersama Bapak Kasad dan Ibu juga menjadi pengalaman yang luar biasa,” ujar Ratna.

Menurut Ratna, kesempatan silaturahmi dengan pejabat nomor satu di markas besarnya para prajurit TNI AD, merupakan pengalaman langka dan bisa menjadi kenangan terindah bagi keluarganya.

“Ini tidak akan terlupakan, selain silaturahmi juga bisa membangkitkan kenangan indah seperti yang pernah dirasakan saat jadi anggota Persit,” tegas dia.

Dikatakan Ratna, apa yang dialaminya itu merupakan pengalaman yang tidak dapat diperoleh oleh keluarga besar TNI AD, apalagi seperti dirinya.

“Tidak semua istri prajurit bisa datang dan bertatap muka dengan Bapak Kasad dan Ibu, termasuk para pejabat TNI AD lainnya. Kami diundang, diantar untuk datang dan bahkan diberikan santunan. Ini merupakan penghargaan bagi kami termasuk almarhum suami tentunya,” tuturnya.

Ratna pun patut bangga, karena kedatanganya itu juga disambut dengan penuh kehangatan sebagai keluarga.

“Saat diberikan santunan, Ibu dan Bapak Kasad juga Wakasad datang menghampiri dimana kami duduk. Kami merasa senang dan bangga, juga diistimewakan.

“Kami merasa tidak sendiri, karena ada keluarga disini, yaitu Persit yang telah peduli kepada kami para Warakauri. Terimakasih atas perhatian dan dukungannya,” tuturnya sambil meneteskan air mata.

(Red)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.