Kabar7News, Bandung – Tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang fasilitas dan fungsi kerja Laboratorium, 14 Prajurit Kowad dari Kodam III/Slw juga diberikan kesempatan untuk menguji nyali di tanjakan 60% track band Dislitbang TNI AD

Hal itu disampaikan Kepala Laboratorium (Ka Lab) Dislitbang TNI AD Kolonel Arh Saptarendra P, S.T.,M.M. dalam rilisnya, Batujajar, Bandung Barat, Jabar, beberapa waktu lalu

Diungkapkan Sapta, study tour prajurit Kowad itu merupakan hasil koordinasi antara Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo,S.IP. dengan Kadislitbang TNI AD Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, M.M.

“Bagi kami ini tentu kehormatan, karena Pangdam III/Slw berkenan mengirimkan prajuritnya untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan  teknologi militer mereka di Laboratorium Dislitbang TNI AD,” ujar Sapta.

Dalam study tour yang dipimpin Mayor Inf Andri itu, selain Kasublab Uji dan Kasublab Reka juga hadir para pejabat Laboratorium di bidang senjata dan munisi, materiil bergerak, komunikasi dan elektronika, alat perlengkapan satuan, nuklir biologi dan kimia serta rekayasa materiil.

Laboratorium yang berdiri sejak jaman Belanda ini, lanjut dia, merupakan satu-satunya fasilitas rekayasa dan sekaligus pengujian milik TNI AD yang digunakan untuk kepentingan sertifikasi maupun Uji Terima Alut Sista yang akan jadi Aset TNI AD.

“Hampir seluruh materiil dan bekal yang digunakan prajurit secara perorangan, kelompok maupun satuan melalui pengujian di Laboratorium Dislitbang TNI AD,” tandas pria lulusan Akmil tahun 1996 itu.

Lebih lanjut Sapta katakan, dikarenakan peran penting Laboratorium yang dipimpinnya itu, maka para prajurit Kowad itu tidak saja   dikenalkan tentang fasilitas saja namun juga didemonstrasikan tentang prosedur pengujian Senjata, Kendaraan Tempur, Alkom, Bekal dan perlengkapan tempur serta alat rekayasa materiil.

“Termasuk mereka juga diberikan kesempatan uji nyali untuk melintasi Tanjakan 60% bersama pengemudi uji kami dengan Rantis PJD hasil rekayasa Dislitbang TNI AD,” ujar mantan Kasubdispen medonline Dispenad itu.

Tanjakan 60% merupakan salah satu materi uji yang harus dilewati setiap Kendaraan militer dalam uji sertifikasi standar militer maupun uji terima hasil pengadaan untuk kepentingan TNI AD maupun Mabes TNI serta Kemhan.

“Kita juga mengajak mereka yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk berkiprah di bidang Litbang untuk bergabung di Laboratorium Dislitbang TNI AD. Karena saat ini, kami juga terdapat 1 orang Kowad sebagai petembak uji yaitu Serma Eka Angraini Sagala,” pungkasnya.

(**)

Kabar7News, Jakarta – Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E., secara resmi membuka kegiatan orientasi CPNS angkatan IX tahun anggaran 2021 di lapangan Apel Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022).

Dalam sambutannya, Laksma Bakamla Amin BC mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan pengenalan awal bagi insan penjaga laut nusantara yang akan bergabung dengan Bakamla RI.

“Pengenalan awal tentang kondisi di sekitar Mabes Bakamla RI, Satker-satker yang terdapat di Bakamla RI, bidang tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta visi dan misi dari Bakamla RI dalam upaya melakukan pengamanan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia,” jelas Laksma Bakamla BC.

Laksma Bakamla Amin BC menambahkan, pengetahuan seputar hukum laut juga merupakan salah satu hal yang esensial untuk diketahui dan terus dipelajari oleh personel Bakamla RI.

Laksma Bakamla Amin BC menyampaikan ada empat poin menjadi perhatian dan pelaksanaan bagi CPNS Bakamla RI yakni,(1) Senantiasa tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME sebagai pondasi iman yang akan menopang motivasi saudara.(2) Jaga dan tingkatkan terus motivasi dalam bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Bakamla RI. (3) Tingkatkan dan kembangkan kompetensi yang kalian miliki sehingga senantiasa dapat menjawab tantangan tugas di Bakamla RI. Dan (4) jaga selalu nama baik Bakamla RI sebagai rumah tinggal dan medan pengabdian kalian sebagai aparatur sipil negara.

Tidak kalah pentingya, Laksma Bakamla Amin BC juga menyampaikan bahwa CPNS Bakamla RI adalah personel komponen cadangan TNI AL, oleh sebab itu personel pengawak Bakamla RI akan dibina dan dididik sebagai paramiliter. Untuk itu, kalian harus menyadari besarnya tugas dan tanggung jawab kalian nantinya ke depan. Kalian akan menghadapi tantangan yang dinamis dan ini membutuhkan komitmen dan konsistensi kalian untuk mau maju menghadapi tantangan tersebut.

Diketahui, sebanyak 292 orang CPNS masuk dalam jajaran Bakamla RI, CPNS ini akan menempati formasi kebutuhan personel Bakamla RI di seluruh Indonesia. Terhitung sebanyak 3 Kantor Zona Maritim, 3 Pangkalan Armada Maritim, 14 Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL), 2 Stasiun Bumi (SB), dan puluhan Kapal Patroli Bakamla RI akan ditempati oleh wajah-wajah baru CPNS Bakamla RI ini.

(Humas Bakamla RI)

Kabar7News, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif. SH., M. Hum mengunjungi Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jumat (1/4/2022).

Dalam kunjungannya itu, Kapolda didampingi Direktur Intelkam, Kombes Pol Raly Muskita, Direktur Binmas, Kombes Pol Deny Abraham, dan Kabid Humas Polda Maluku M. Rum Ohoirat.

Kedatangan Orang nomor 1 Polda Maluku itu disambut hangat oleh Rektor Unpati Ambon, Prof. Dr. M. J. Sapteno, SH., M.Hum, beserta para Wakil Rektor dan staf lainnya.

Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Rektor,  Kapolda mengaku kedatangannya setelah tiga bulan melaksanakan tugas di daerah ini.

“Selama ini hubungan kerja sama antara Polda dan Unpatti sangat intens dan cukup baik,” kata Kapolda.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur ini berharap ke depan hubungan kerja sama yang sudah terbangun lama bisa terus ditingkatkan.

“Kampus juga punya peranan penting untuk mengantisipasi situasi lingkungan strategis, baik global maupun regional. Sehingga perlu adanya terobosan-terobosan kreatif yang perlu dalam sistem pendidikan kita,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara Polda Maluku dengan Unpatti Ambon dapat ditingkatkan, berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

“Karena Polri juga memerlukan SDM yang baik, khususnya dengan keilmuan.
Kita juga harus mempunyai visi dan persepsi, yang tentu sesuai dengan fungsi dan peran kita masing-masing,” jelasnya.

Kapolda mengatakan, setelah melihat perkembangan yang ada Unpatti diakui telah memberikan kontribusi yang besar kepada provinsi dan juga buat Polda Maluku.

“Dengan kemajuan teknologi yang luar biasa, tantangan Polri bukan semakin ringan, tentang medsos sangat besar dan sangat terpengaruh,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unpatti Ambon menyampaikan saat pihaknya memiliki beberapa kampus yang terletak di Ambon. Diantaranya Kampus PGSD yang berada di depan rumah sakit tentara, dan ada juga di Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Dan sekarang kerja sama antara Polda Maluku dengan Unpatti yaitu kita membuka dan memberikan bagi TNI dan Polri untuk melanjutkan Studi S1, S2 dan S3, yang semuanya akan dilaksanakan di Kampus Unpatti,” tandasnya.

(**)

Kabar7News, Merauke – Sebanyak 100 orang calon Tamtama PK (Prajurit Karier) TNI AD Gel. I TA. 2022 lolos Seleksi Tingkat Sub Panda Korem 174 Merauke, selanjutnya akan mengikuti Seleksi Tingkat Pusat. Mereka menyisihkan 89 orang calon peserta yang ikut dalam seleksi tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kaajenrem 174/ATW Mayor Caj Godlif usai mengumumkan hasil sidang pemilihan calon Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2022 Sub Panda Korem 174/ATW, bertempat di lapangan Ajenrem 174/ATW Jalan Poros Tanah Miring, Kampung Kamangi, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Kamis (31/3/2022).

Mayor Caj Godlif selaku Sekretaris II menjelaskan bahwa penerimaan calon prajurit Tamtama TNI AD yang berlangsung sejak tanggal 21 sampai dengan 31 Maret berlangsung secara maraton dan ketat. Ketat dalam arti setiap pemeriksaan dan pengujiannya, namun juga ketat dalam prosesnya karena peserta tidak dibekali dengan nomor dada tapi menggunakan nomor gelang yang diacak oleh panitia.

“Hal ini untuk menjamin dan memberikan keyakinan kepada para peserta bahwa kegiatan dilaksanakan secara obyektif dan transparan. Yang utama lagi, seleksi tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini juga berkaitan dengan Korem sebagai Zona  Integritas sehingga kedepan Korem 174/ATW menjadi satuan dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” tegasnya.

Mayor Caj Godlif menyebut sebelumnya animo yang tercatat ada 1.484 yang mendaftar online, namun setelah di validasi hanya 189 yang dapat dinyatakan ikut seleksi Sub Panda Merauke dikarenakan kelengkapan administrasi yang kurang dan berijazah SLTP/SMP.

“Dari ke 189 calon yang ikuti seleksi, dalam rapat sidang pemilihan sebanyak 100  orang akan melanjutkan seleksi tingkat pusat yang akan dilaksanakan pada tanggal 04 April 2022, bertempat di Merauke. Adapun 100 orang yang lanjut ke seleksi tngkat pusat terdiri dari wilayah Kodim 1707/Merauke 78 orang dan Kodim 1711/Boven Digoel 22 orang,” pungkasnya.

(Penrem 174 Merauke)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.