Kabar7News, Manado – Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi membantu warga masyarakat dengan kegiatan bedah rumah. Tepatnya di Lingkungan Tujuh, Mapanget Barat, Kota Manado, Sabtu (27/8/2022).

Kegiatan ini berawal dari adanya surat permohonan dari salah satu Pemangku Agama di Kelurahan Mapanget Barat. Ditujukan kepada Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI M Satriyo Utomo S.H.

Gembala Gereja Bethel Indonesia Harapan Manado Pdt. Mike Goni, S.Th., di Kelurahan Paniki Dua., mengatakan: “Kami Gereja Bethel Indonesia Harapan Paniki Dua Manado mohon bantuan tenaga dari pihak Komandan Lanud Sri Marsma TNI M. Satriyo Utomo S.H., untuk renovasi rumah jemaat kurang mampu yang bernama Simon Pare dengan kondisi tunanetra sebagai pemilik rumah. Bahan bangunan disediakan GBI Harapan Paniki Dua.”

”Kami mengucapkan terimakasih kepada TNI AU yang sudah membantu renovasi rumah dengan kondisi tempat tinggal sudah tidak layak,” ujar Tomi Sahilatua salah satu anak Gembala Jemaat GBI Harapan.

Diketahui, selain lokasi gereja yang tidak jauh letaknya dengan Lanud Sri. Hal lain yang mendorong pihak gereja menghubungi Lanud Sri adanya rasa kedekatan dengan TNI AU. Sebab, orangtua adalah Pensiunan anggota TNI AU,  terakhir berdinas di Lanud Kalijati (Sekarang Lanud Suryadarma Kalijati).

Demikian, Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI M Satriyo Utomo S.H., mengirimkan satu peleton anggota Lanud Sam Ratulangi untuk giat renovasi rumah.

“Bagi kami, TNI AU, hal ini merupakan bentuk kepeduliaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Didorong rasa kemanusiaan, senasib sepenanggungan. Terimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan bagi kami. Bahagia sekali dapat menyumbangkan tenaga bagi keberhasilan pembangunan rumah, terutama ditujukan bagi masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan bantuan.” pesan Danlanud Sam Ratulangi.

Pembangunan renovasi rumah ini, dilaksanakan selama dua hari (26-27 Agustus) pada tempat tinggal seorang penyandang disabilitas Pak Simon Pare. Selain Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi tampak pula Babinsa Koramil 1309-02/WTPM. Pihak Kelurahan Paniki Dua. Serta Kadispotdirga Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pasukan Paulus Purwadi.

(Pen Lanud Sri Manado)

Kabar7News, Tanjungpinang – Kogabwilhan I bekerjasama dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjung Unggat mengadakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat kelurahan Tanjung Unggat di lapangan Volley Tanjung Unggat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (17/7/2022).

Kogabwilhan I melalui Staf Potensi Kewilayahan Kogabwilhan I (Staf Potwil) sebagai pelaksana langsung dalam kegiatan Baksos Kogabwilhan I TA 2022. Aspotwil Kaskogabwilhan I Brigjen TNI Bosco Haryo Yunanto yang diwakili Wakil Asisten Potensi Kewilayahan Kogabwilhan I Kolonel Laut (S) Budi Djoko Saputro dalam sambutannnya mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial di wilayah Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang ini dapat terlaksana karena adanya kerjasama dan koordinasi yang baik antara Kogabwilhan I dengan Lembaga Adat Melayu Tanjung Unggat.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan jalinan silaturahmi ini akan dapat terus berlanjut guna memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat khususnya di Kota Tanjungpinang,” kata Kolonel Laut ( S) Budi Djoko S.

Sebelumnya kegiatan Bakti Sosial diawali olahraga senam dan Jalan santai bersama masyarakat di Kel. Tanjung Unggat. Hadir Ketua LAM Tanjung Unggat H. Zulkarnain, Lurah Tanjung Unggat beserta tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kel. Tanjung Unggat dalam kegiatan tersebut. Usai olahraga jalan santai bersama, dilanjutkan pembagian sembako.

Pada kegiatan Baksos kali ini sembako yang dibagikan ke masyarakat berjumlah 600 paket sembako yaitu 400 paket sembako kepada masyarakat Kel. Tanjung Unggat, dan 200 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Tanjungpinang. Acara diakhiri dengan hiburan musik, pembagian doorprize serta foto bersama.

(Pen Kogabwilhan I)

 

Kabar7News, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs Lotharia Latif SH.M.hum, melepas tim penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76.

Sebanyak 1.300 paket bansos disalurkan Polda Maluku. Pelepasan tim distribusi bansos ini berlangsung di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (20/6/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolda Maluku Brigjen Pol Drs Jan Leonard de Fretes M.M, beserta seluruh pejabat utama Polda Maluku. Turut hadir juga Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Evi Lotharia Latif beserta pengurusnya.

Ribuan paket bansos didistribusikan untuk warga terdampak covid-19, anak panti asuhan, tukang sapu jalan, penggali kuburan, tukang ojek, dan masyarakat kurang mampu lainnya.

Kegiatan yang dirangkai dengan Bhakti Sosial (Baksos) tersebut, juga dilaksanakan serentak di 34 Polda di Indonesia. Kegiatan baksos dan bansos ini dipimpin secara langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Jakarta.

“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangkaian hari Bhayangkara ke-76. Hari ini serentak kami lakukan yang dipimpin oleh Bapak Kapolri,” kata Kapolda kepada wartawan di Lapangan Tahapary Ambon.

Untuk Polda Maluku sendiri, tambah Kapolda, hari ini juga menyalurkan ribuan paket bansos di masing-masing Polres jajaran di provinsi Maluku.

“Hari ini kita menyalurkan 1.300 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Kita juga melaksanakan kegiatan Bhakti Religi,” ungkapnya.

Bhakti religi, lanjut Kapolda, juga digelar dalam bentuk pembersihan dan renovasi sejumlah tempat-tempat ibadah seperti masjid, gereja, wihara dan pura.

“Kita melakukan pembersihan kemudian renovasi terhadap gereja-gereja sejumlah 45 dan masjid 20, Wihara 5 dan pura 2,” tambahnya.

Kapolda berharap kegiatan baksos dan penyaluran bansos dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ini dapat membantu atau mengurangi beban masyarakat kurang mampu.

“Harapan kita dengan kegiatan ini kita bisa juga membantu masyarakat baik itu di tempat ibadah maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial,” harapnya.

(**)

Kabar7News, Ambon – Polda Maluku kembali menggelar kegiatan bhakti sosial dan trauma healing kepada warga Kariu yang mengungsi di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (9/4/2022).

Kegiatan kemanusiaan itu dipimpin oleh Direktur Binmas Polda Maluku, Kombes Pol Deny Abraham, yang didampingi Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku.

Bhakti sosial yang dilaksanakan adalah pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan kepada warga yang mengalami gejala sakit, maupun sedang sakit pada tenda-tenda pengungsian di Negeri Aboru. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Bidang Dokkes Polda Maluku.

Sementara untuk trauma healing, juga dilakukan oleh Bagian Psikologi Biro SDM dan personil Polwan Direktorat Binmas Polda Maluku.

“Trauma healing dilakukan kepada anak-anak yang berada pada tenda-tenda pengungsian yang mengalami trauma pada konflik antar desa beberapa waktu lalu,” kata Karo SDM, Deny Abraham.

Selain pemeriksaan kesehatan dan trauma healing, Deny mengaku Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, juga memberikan bantuan berupa peralatan belajar, makanan ringan / snack, beras, minyak tanah dan tong profil air kepada para pengungsi Kariu.

Kapolda mengatakan, semua yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian negara untuk meringankan beban masyarakat Kariu yang masih harus tinggal di Aboru.

“Kapolda beberapa kali di kesempatan rapat koordinasi dengan Kemenpolhukam selalu menyampaikan agar Pemerintah pusat juga bisa segera menguatkan bantuan yang juga sudah dilakukan oleh Pemprov Maluku, Kodam dan Polda,” jelasnya.

Selain itu, Kapolda berharap dalam waktu dekat kebutuhan sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan dapat disalurkan.

Orang nomor 1 Polda Maluku itu juga terus berupaya mendorong agar upaya-upaya rekonsiliasi damai antara masyarakat Pelauw dan Kariu dapat segera terlaksana. Sehingga masyarakat Kariu bisa segera kembali ke kampung halamannya dan hidup berdampingan dengan damai.

“Jalan rekonsiliasi itu harus terus diupayakan dan jangan ada pihak-pihak yang tidak terkait langsung yang justru membuat statemen-statemen, laporan-laporan dan tindakan-tindakan lain yang malah menyulitkan dan menutup jalan rekonsiliasi damai yang diharapkan,” jelasnya.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur ini, mengingatkan, bila rekonsiliasi damai yang ingin dipilih, maka semua pihak harus mau duduk bersama. Semua pihak harus dapat berunding dengan hati dan kepala yang dingin. Bahkan kedua belah pihak, jangan mengedepankan ego dan kebenaran masing-masing.

Lebih lanjut disampaikan, apabila rekonsiliasi damai tetap tidak terwujud, sebaiknya segera ajukan penyelesaian melalui hukum positif melalui pengadilan. Ini dilakukan untuk kepastian hukumnya.

“Semoga damai itu dapat terwujud dan semua bisa kembali dan hidup berdampingan dengan prinsip saling menghormati dan saling menghargai antar sesama,” pungkasnya.

(**)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.