Kabar7News

Kabar7News, Kapuas Hulu – Babinsa jajaran Kodim 1206/Putussibau melakukan pengawalan sekaligus mendistribusikan bantuan beras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dibagikan kepada masyarakat terdampak pendemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Pengawalan dari gudang sub drive Kapuas Hulu sampai ke masyarakat.

Kabupaten Kapuas Hulu mendapatkan beras bantuan sejumlah 600.000 Kg yang dibagikan kepada 30.000 KK. Pendistribusian ke desa-desa dilakukan secara bertahap.

Menurut Dandim 1206/Psb Letkol Inf Basyaruddin, S.S., pendistribusian secara bertahap ini diberikan karena Kabupaten Kapuas Hulu memiliki daerah yang luas dan sulitnya medan yang harus ditempuh untuk mencapai ke desa-desa.

Disampaikan juga, target untuk tahap pertama pendistribusian dengan jumlah bantuan sebanyak 300.000 Kg untuk 15.000 KK. Target pendistribusian tahap kedua sebanyak 100.000 Kg untuk 5.000 KK, semua sudah tersalurkan.

“Pada tahap ketiga ini dan sedang disalurkan sebanyak 200.000 Kg bagi 10.000 KK untuk desa yang belum mendapatkan bantuan,” ujarnya mengakhiri.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak 12,9 Ton berupa bahan-bahan makanan dan minuman serta beberapa barang lainnya seperti tenda peleton, tenda regu, handuk, selimut, untuk korban Topan Tropis Harold yang telah menghantam Republik Fiji, beberapa waktu lalu.

Upacara pemberangkatan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia ke Pemerintah Republik Fiji dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2020).

Panglima TNI menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut menunjukkan eratnya hubungan kedua negara. Sebagai negara yang bersahabat sudah tentu akan saling bantu saat dibutuhkan. Semua tentunya berharap, semoga bantuan ini dapat meringankan beban rakyat Fiji dan dapat mempererat hubungan baik kedua negara.

Pada tanggal 8 April 2020 yang lalu, Topan Harold menerjang negara-negara di Pasifik Selatan. Vanuatu, Fiji dan Kepulauan Solomon menjadi korban keganasan badai tropis Harold yang terbentuk di Samudera Pasifik bagian selatan.

Topan Harold yang menerjang Fiji satu bulan yang lalu merupakan topan kategori 5 dengan kecepatan angin lebih dari 200 km perjam. Terjangan Harold di Fiji telah merusak bangunan, rumah-rumah penduduk, banjir di sebagian wilayah dan terputusnya aliran listrik serta fasilitas komunikasi. Bencana ini tentu saja menambah kesulitan Fiji di tengah pandemi Covid-19 yang juga melanda negara-negara Pasifik Selatan.

Meskipun Indonesia saat ini mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19, tetapi tidak mengurangi semangat kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada rakyat Fiji yang mengalami bencana berlipat ganda. Bantuan kemanusiaan 12,9 Ton barang-barang yang dibutuhkan rakyat Fiji ini adalah bantuan dari Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia.

Bantuan kemanusiaan diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Hercules C130 seri A1318 milik TNI AU pada Rabu (13/5/2020) pukul 05.00 WIB, diperkirakan akan tiba di Fiji pada hari Kamis (14/5/2020) pukul 22.00 waktu setempat.

Pada hari Jumat 15 Mei 2020, Pesawat Hercules berangkat kembali menuju tanah air dengan membawa 29 WNI dari Fiji.  WNI yang ikut kembali ke tanah air dipastikan telah melakukan Rapid Test Covid-19, selanjutnya setelah tiba di tanah air akan menjalani protokol kesehatan.

(Red)

Kabar7News, Merauke – Dengan menggunakan Pesawat Cassa TNI AU, Komandan Korem 174/ATW (Merauke) Kodam XVII/Cen Kolonel Inf Bangun Nawoko beserta Istri, tiba di Merauke, Senin (11/5/2020).

Kedatangan Kolonel Inf Bangun Nawoko beserta Istri di Bandara Mopah, Merauke, disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra didampingi Istri.

Penyambutan Komandan Korem (Danrem) 174/ATW dilakukan secara sederhana, dilanjutkan menuju Markas Komando Resort Militer 174/Anim Ti Waninggap (Makorem 174/ATW) Jalan Poros Semangga, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Papua.

Setelah tiba di Markas Korem 174/ATW, Kolonel Inf Bangun Nawoko bersama Istri disambut oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra.

Acara tradisi penyambutan Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko dilaksanakan dengan sangat sederhana, mengikuti prosedur protokol pencegahan Virus Corona atau Covid-19, sehingga tidak banyak melibatkan personel TNI dan PNS maupun Ibu-Ibu Persit (Persatuan Istri Tentara).

Kolonel Inf Bangun Nawoko resmi menjabat sebagai Danrem 174/ATW(Merauke) Kodam XVII/Cen setelah melaksanakan acara serah terima jabatan dengan Brigjen TNI R. Agus Abdurrauf, S.I.P., yang dipimpin oleh Pangdam XVII/Cen Mayjen TNI Herman Asaribab, bertempat di Kodam XVII/Cen, Rabu (6/5/2020).

Sebelum menjabat sebagai Danrem 174/ATW Kodam XVII/Cen, Kolonel Inf Bangun Nawoko mengemban tugas sebagai Paban II/Binlat Sopsad. Sementara, mantan Danrem 174/ATW selanjutnya menjabat sebagai Wadan Secapa Angkatan Darat.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk kali kedua menggelar rapid test secara drive thru guna mengantisipasi penyebaran dan penularan virus corona atau Coronavirus Disease (Covid -19).

Kegiatan dalam rangkaian “Kejaksaan RI Peduli” itu berlangsung tepat di depan Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Raya Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2020).

Jaksa Agung Burhanuddin bersama Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi serta para jaksa agung muda (JAM) meninjau langsung pelaksanaan ravid test drive thru tersebut.

Sebelum dilaksanakan rapid test drive thru, Jaksa Agung Burhanuddin membagikan sebanyak 5700 paket sembako yang merupakan hasil kerjasama dengan PT Bank Mandiri.

Paket sembako tersebut terbagi menjadi 1500 akan didistribusikan ke 5 wilayah di DKI Jakarta dan 4.200 paket  bantuan sembako yang diperuntukan untuk warga adhyaksa yang terdiri dari Anggota Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA), Tenaga Pramu Bakti di lingkungan Kejaksaan Agung, Forum Komunikasi Wartawan Kejaksaan RI (Forwaka) dan Tenaga Kesehatan di Poliklinik Kejaksaan Agung maupun Rumah Sakit Umum Adhyaksa Jakarta Timur serta seluruh pegawai di Kejaksaan Agung RI.

Dalam sambutannya Jaksa Agung Burhanuddin menyebut bahwa sumbangan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid 19 dan warga Adhyaksa di Kejaksaan Agung kali ini bersumber dari donasi  PT. Bank Mandiri yang tidak terikat sesuatu apapun dan donasi dari warga Adhyaksa seluruh Indonesia yang terkumpul dalam Rekening “Kejaksaan RI Peduli”.

Menurutnya, sumbangan paket sembako dan Rapid Test Covid -19 Drive Thru ini adalah bentuk empati Kejaksaan RI terhadap perkembangan kondisi penyebaran Covid -19 yang belum berakhir.

“Dengan adanya rapid test diharapkan dapat menekan penyebaran dan penularan Covid -19, khususnya di sekitar DKI Jakarta,“ ujar Burhanuddin.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali naik dengan disahkannya Peraturan  Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan vide Pasal 34.

Terasa agak aneh keberadaan Peraturan Presiden ini seolah abai dengan rasa keadilan sosial dan tidak mempertimbangkan situasi yang dirasakan masyarakat pada umumnya, dan akan banyak dampak akibat kenaikan ini serta banyak menimbulkan potensi keresahan termasuk kesulitan membayar iuran, mengingat kondisi covid 19 yang jadi Pandemi saat ini, seolah  dalam hitungan hari pasca putusan yudicial review Mahkamah Agung dibuat lagi regulasi setingkat Peraturan Presiden (Peraturan Presiden) guna  kenaikan tarif bpjs kembali, padahal hak atas kesehatan harus dijamin dalam UUD 1945 dan menjadi tanggung jawab pemerintah.

Jelas-jelas diketahui kenaikan tarif BPJS telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) melalui putusan MA Nomor 7P/HUM/2020 pada 27 Februari 2020, sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara semestinya wajib tunduk pada putusan tersebut, menghormati lembaga peradilan sebagai wujud adanya kepastian hukum.

Perbuatan mengeluarkan Perpres dapat dikualifikasikan sebagai tindakan sewenang-wenang, sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 18 ayat (3) huruf b, UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, karena bertentangan dengan putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijs), dan hal ini menjadi preseden tidak baik pada lembaga kepresidenan atas ketidaktaatan Pemerintah pada putusan Mahkamah Agung  sebagai manifestasi dan konsekuensi negara hukum.

Artinya Presiden diduga tidak patuh, diduga merupakan wujud pembangkangan hukum, dan diduga melanggar konstitusi karena kedudukan dan fungsi Mahkamah Agung diberi wewenang oleh UUD untuk menguji peraturan dibawa undang-undang dan jika tidak dilaksanakan sama artinya dengan melanggar UUD.

Sebagaimana diketahui dalam putusan MA, menyatakan kenaikan tarif iuran BPJS sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 75 Tahun 2019 bertentangan dengan sejumlah ketentuan di atasnya, antara lain UUD 1945, UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, artinya  berpijak pada pertimbangan hukum dan putusan Mahkamah Agung kebijakan mensahkan Peraturan Pesiden terkait menaikkan kembali tarif nyata -nyata bertentangan dengan UUD 1945, meskipun demikian masyarakat atau lembaga  terkait yang mewakilinya dapat menggugat kembali atas Peraturan Presiden ini.

Penulis: Azmi Syahputra
Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.