Kabar7News, Jakarta – Panti pijat Wijaya yang berlokasi di Gang Macan Kebon Jeruk Jakarta Barat digrebek. Alhasil, puluhan wanita terjaring dan diamankan pihak berwajib.

Diketahui, sebelumnya petugas gabungan tiga pilar Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat menggerebek panti pijat Wijaya yang berlokasi di Jalan Kedoya Utara Kebon Jeruk beberapa waktu lalu.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Sigit Kumono mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Minggu (11/10/2020) 2020 dini hari, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Jadi kan wajib tempat hiburan tutup selama PSBB, makanya kita gerebek, kita amankan orangnya,” ujar Sigit, Minggu (11/10/2020).

Sigit menambahkan, adapun sasaran Operasi Yustisi 19 Tiga Pilar Kebon Jeruk malam Minggu kali ini tetap memberikan edukasi untuk mengikuti prokes Covid-19, membubarkan kerumunan orang, membubarkan tempat hiburan ataupun Panti Pijat yang tidak mengikuti peraturan Covid-19 dan mengamankan pekerja seks komersial yang mangkal di Pinggir Jalan.

“Dalam pelaksanaan operasi ini telah terjaring 39 orang yang tidak melaksanakan Prokes Covid-19 terdiri dari 15 perempuan yang selanjutnya kita kirim ke Panti Sosial Kedoya dan 24 laki-laki yang kita amankan ke Polsek Kebon Jeruk,” tambahnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut kebijakan PSBB transisi dan mengembalikan kebijakan PSBB yang diperketat, sejak Senin (14/9/2020).

Kebijakan itu dituangkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Menangani Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

(Red)

 

Kabar7News, Jakarta – Kejaksaan minta perluasan kewenangan penyelidikan dan penyidikan dan diperkuat dengan klausula dalam naskah rancangan undang-undang kejaksaan tahun 2020 selain berwenang pada tindak pidana tertentu mencantumkan kata “penyidikan pada tindak pidana lainnya” padahal tugas utamanya semestinya berfungsi sebagai unsur utama lembaga penuntutan.

Pengoperasionalannya ini akan berkait dengan hukum acara pidana, sehingga bila dikaitkan dengan Konsep Kuhap yang difrensasi fungsional yang berarti mengatur ada batasan, pembagian tugas dan wewenang agar ada mekanisme saling checking antar lembaga penegak hukum, guna mengetahui dimana terjadi hambatan dalam sistem peradilan pidana, sehingga dapat saling mengkoreksi, namun jika jaksa juga masuk dalam penyelidikan, penyidikan ini bisa membuat jadi hilangnya titik keseimbangan antar lembaga penegak hukum karena polisi dan jaksa berposisi sama-sama dalam fungsi eksekutif menjalankan kekuasaan kehakiman dalam konteks penegakan hukum pidana.

Hal ini sangat jelas terlihat jika membaca RUU Kejaksaan dalam pasal 1 ayat 1 jo penjelasan RUU pada point 2 sangat tampak adanya hasrat bahwa RUU Kejaksaan ditujukan untuk melakukan penyempurnaan kewenangan khususnya penyelidikan, penyidikan maka jika ini disetujui akan terjadi timbul keruwetan dalam praktik , benturan kepentingan dalam sistem peradilan pidana, saling rebut kekuasaan dan kewenangan penyidikan.

Perubahan dalam RUU Kejaksaan yang dimaksud demi menguatkan eksistensi fungsi insitusi akan hilang tujuannya jika ranah penyelidikan tanpa batas juga ditarik oleh jaksa dan hal ini akan membuat lembaga antar sesama penegak hukum dapat jalan masing-masing, perang kewenangan atas nama undang-undang sehingga ego sektoral antar penegak hukum semakin mengkerucut, apalagi jaksa yang diketahui sebagai satu satunya institusi yang dapat menentukan apakah suatu perkara dapat diajukan ke tahap penuntutan atau tidak, termasuk sebagai pengendali perkara (asas dominus litis) bila ditambah lagi dengan kewenangan penyelidikan dan penyidikan maka hilanglah konsep difrensasi fungsional, hilanglah saling kontrol antar penegak hukum dalam sistem peradilan pidana karena bisa dihandle jaksa sendiri maka terjadilah kesemerawutan dalam penegakan hukum.

Agar kejaksaan lebih profesional maka diharapkan semestinya dalam RUU ini saatnya mengembalikan fungsi jaksa sebagai unsur utama dalam sistem peradilan dalam penuntutan dan pengkoreksi di tingkat tugas-tugas penyidikan kepolisian bukan pula masuk untuk jadi berfungsi sebagai penyidik dan memperkuat fungsinya sebagai pengendali perkara, dan tugas yang sifatnya antisipatif, konsultatif dan rekomendasi pada pemerintah dari aspek hukum.

Penulis: Azmi Syahputra
Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia(Alpha) &
Dosen Hukum Pidana Universitas Bung Karno.

Kabar7News, Jakarta – Unit Narkoba Polsek Kebun Jeruk Polres Metro Jakarta Barat berhasil ungkap peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 1,3 KG, dari hasil tangkapan besar tersebut petugas kepolisian berhasil mengungkap di sebuah kawasan di Duri Kepa Kebon Jeruk Jakarta Barat .

Kapolsek Kebun Jeruk Kompol Sigit r Kumono didampingi Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Akp Yudi dan panit narkoba Iptu Subartoyo mengatakan jaringan narkoba sabu tersebut diketahui berasal dari dalam salah satu Lapas di Jakarta.

Pengungkapan berawal dari tertangkapnya pengecer kecil yang biasa beredar Kebun Jeruk, berangkat dari situ, dua pria pengedar narkoba kelas kakap tertangkap.

“Kedua pria berinisial MHL (30), AGL (37) diamankan di Wilayah Duri Kepa, Kampung Guci, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.” ujar Sigit saat rilis kasus di Mapolsek Kebun Jeruk Jakarta Barat, Jumat (11/9/2020).

Dalam penangkapan tersebut, polisi temukan 1,3 kg lebih narkoba jenis sabu yang bernilai hampir 2 miliar rupiah, di dalam salah satu kamar kos milik salah seorang tersangka yang diamankan.

Dalam hasil pemeriksaan, kedua pengedar yang diamankan ternyata sudah beraksi sejak bulan Maret 2020.

“Mereka sudah 15 sampai 20 kali mengedarkan sabu,” ujar Sigit.

Diduga kuat, sabu seberat 1,3 kg itu dikendalikan oleh napi di dalam lapas tersebut.

Saat ini, pihak Polsek Kebon Jeruk bersama Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami kasus narkoba dalam Lapas tersebut.

Sementara hingga kini polisi berhasil menangkapnya 7 tersangka, dua diantaranya merupakan bagian dari sindikat peredaran narkoba Lapas, sementara kina orang kainnya merupakan pengecer kecil yang bertugas mengedarkan paket paket kecil sabu.

Para tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kebun Jeruk Jakarta Barat, atas perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyakahgunana dan peredaran zat narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

(Red)

 

Kabar7News, Jakarta – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama diduga punya cara kerja yang dapat merugikan nasabahnya atau diduga melakukan penipuan dengan menawarkan pinjaman online dengan memberikan janji ketika nasabah bayar administrasi dalam 1-2 jam dananya akan cair.
‘’Setiap nasabah diwajibkan menyelesaikan biaya administrasi sebelum proses pencairan dana dicairkan karena itu sudah syarat dan ketentuannya. Setelah selesai biaya admin tersebut otomatis akan langsung acc ke rekening anda dalam waktu 1-2jam,’’ demikian ucap Rizky Syahputra Financial Advisor Koperasi Sejahtera Bersama, Jumat, (22/5/2020) kepada WA nasabah.
Dijelaskan, dana deposit ini cuma dana sementara yang nasabah keluarkan, apabila dana sudah cair akan kami transfer dana Anda bersama dengan biaya admin/deposit Anda Terima kasih. Penjelasan tersebut dibarengi foto identitas dan id card kantornya.
 “Itu semua bukti dari kantor  kami yang sudah melakukan ajuan pinjaman di kantor kami dijamin 100 persen amanah dan terpercaya,’’ tambah Rizky Syahputra lagi meyakinkan.
‘’Itu jaminan saya apa bila dana pembayaran Depositnya atau adminnya sudah dimasukan ke rekening kantor kami, Jika dalam 1 jam dananya engga acc cair maka kami akan bertanggung jawab di mata Tuhan dan di mata hukum akan kami kembalikan dananya. Saya Rizky Syahputra akan bertanggung jawab demi nama baik Kantor kami, dananya pasti dikembalikan,’’ tegasnya meyakinkan nasabah.
“itu jaminan admin atau deposit sebagai pengganti survey dan agunan anda. Mungkin bertanya Kenapa harus ada “biaya administrasi” baik kami jelaskan untuk biaya administrasi yang disampaikan Itu akan dijadikan tanda bukti, tanda jadi kesepakatan. Jika Anda telah bersedia mengikuti aturan yang disampaikan atau djelaskan.
Untuk bukti transfer. Itu nantinya Akan kami Kirimkan Ke Pihak OJK Otoritas Jasa Keuangan. Karna Setiap Cek Pinjaman yang Akan Kami Keluarkan Itu Harus kami Laporkan Sama Pihak OJK. Karna Pinjaman Kami Resmi Suda Terdaftar di Kantor Koperasi d an Kami Sudah mentaati aturan2 Undang2 Koprasi,’’ jelasnya.
Nasabah pun tertarik dan metransfer dana Rp.750.000 untuk pinjaman Rp. 15-25 juta. Untuk meminjam daa sejumlah itu, kata Rizky Syahputra, Anda harus menyelesaikan biaya Deposit melalui via transfer baru dana di cairkan. Nominal biaya deposit tergantung dari banyaknya DANA yang anda Pinjam. Untuk minimal Pinjaman Rp.5.000.000 maksimal Pinjaman Rp.500.000.000, batas max pinjaman 5  Tahun dengan bunga pinjaman 2 persaen per tahun.
Sementara jumlah pinjaman dan jaminan deposit yang dipatok untuk setiap pinjaman adalah sebagai berikut:
Pinjaman= Rp.5-10 Juta Biaya Deposit Rp.550 Ribu,    Pinjaman= Rp.15-25 Juta Biaya Deposit, Rp.750 Ribu,  Pinjaman= Rp.30-50 Juta Biaya Deposit Rp.1,350Juta,  Pinjaman= Rp.55-75 Juta Biaya Deposit Rp.1,850Juta,  Pinjaman= Rp.80-100 Juta Biaya Deposit Rp.2,250Juta,  Pinjaman= Rp.125-150 Juta Biaya Deposit  Rp.2,750Juta,  Pinjaman= Rp.175-200 Juta Biaya Deposit Rp.3,200Juta,  Pinjaman= Rp.250-300 Juta Biaya Deposit Rp.3,700 Juta,  Pinjaman= Rp.350-400 Juta Biaya Deposit Rp.4,000Juta, Pinjaman= Rp.450-500 Juta Biaya Deposit Rp.4,250Juta.
“Jadi, setelah biaya deposit sudah diselesaikan maka dana yang Anda pinjam langsung kami proses dan dicairkan ke Rekening Anda, dan deposit itu adalah biaya admin sementara, akan dikembalikan setelah Pinjamannya cair/Dana kembali.
“Jika berminat silahka isi formulir pegajuan da lengkapi degan foto copy KTP, KK, dan Buku Rekening ya,” jelas Rizky Syahputra lagi.
Setelah Nasabah mengirimya, Rizky Syahputra mengatakan berkasnya sudah diterima supaya berkas Anda langsung kami proses untuk pembayaran adminya apa sudah siap ditransfer atau bagaimana. Silahkan transfer ke  BANK BTPN atas nama Aguatari No.rek:9023-0057-827, Kode Bank 213. Setelah  ditrasfer deposit/admin silahkan difotokan bukti tranferannya atau kofirmasi ke  kami secepatya agar diproses pencairan dananya.
Menurut Rizky Syahputra kantornya sudah dilindungi Badan Hukum Pemerintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan), AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) dan terdaftar di AASI (Asosiasi Asuransi syariah Indonesia).
“Setiap nasabah diwajibkan menyelesaikan biaya administrasi sebelum proses pencairan dana dicairkan karena itu sudah syarat dan ketentuannya. Setelah selesai biaya admin tersebut otomatis akan langsung ACC ke rekening anda dalam waktu 1-2jam,” ucap Rizky Syahputra.
Setelah dikofirmasi, Rizky Syahputra menyatakan, pengajuan Anda sementara diproses nanti ada pihak pencairan yang menghubungi Anda apapun disampaikan tolong langsung diikuti supaya dana anda langsung cair. Nasabah pun terkejut,’’ Loh katanya selesai transfer 1-2 jam langsung cair kok ada lagi prosedur yang lain. Bagaimana ini kok beda lagi,’’ kejar Nasabah.
‘’Iya silakan ditunggu dari pihak pencairan hubunggi supaya pinjaman langsung cair, malam ini juga aka dihubungi,” kata Rizky.
Setelah dua jam ditransfer adminnya. Sekitar 20 menit bagian pencairan dana menelepon. Namun karena tidak jelas suaranya, beliau mengirim WA dengan pernyataan, ‘’Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh mohon maaf kami mengganggu aktivitas anda sebentar jadi mengenai masalah proses pengajuan anda di sini kami sudah buatkan proses pencairan dana yang ditandatangani langsung  petugas dari pihak OJK. Namun mengenai  masalah dana yang anda ajukan ini sebelum langsung kami cairkan saat ini terlebih dahulu anda di sini dikenakan pembiayaan proses pencairan dana ataupun penyaluran dana sebesar dana yang Anda harus selesaikan Rp.3.350.000 yang diharuskan untuk ditransfer. Apa bila anda sudah selesaikan pembiayaan penyaluran dananya otomatis dana anda akan lansung kami cairkan,’’ itu WAnya dari KSP yang mengaku bagian pencairan dana.
Nasabah pun menyatakan, Wah KSP diduga penipu bilangnya hanya Rp.750.000 untuk pinjaman Rp.20 -25 juta ini minta lagi saya laporkan ke polisi modus seperti ini. Kembalikan dana saya yang Rp.750.000 ke rekening saya dalam tempo 24 jam kalau tidak saya viralkan modus ini. KSP jangan coba-coba ya menekan orang yang sedang membutuhkan, manis sekali modus ini ya. Langsung mereka tidak menjawab, foto mereka pun dihapus semua dari dinding WAnya.
Luar biasa cara kerja yang dikemas KSP, kalau tidak sadar bukannya dapat pinjaman malah kehilangan banyak dana. Hati-hati dengan tawaran pinjaman online model KSP Sejahtera Bersama ini.
(Red)

Kabar7News, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menginformasikan mengenai perpanjangnya pendaftaran anggota Polri di tahun 2020. Keputusan memperpanjang pendaftaran ini dikeluarkan oleh Mabes Polri hingga 6 April 2020.

Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol Dirin melalui Kabag Dalpers Akbp M. Nurdin mengatakan tujuan memperpanjang pendaftaran untuk memperoleh animo yang besar karena kuota yang disiapkan untuk menerima calon anggota Polri sebanyak 10.536 personel.

“Mabes Polri mengumumkan bahwa pendaftaran online anggota Polri diperpanjang hingga 6 April 2020” ucapnya

Nurdin juga menginformasikan kuota untuk Polda Kalbar dalam penerimaan anggota Polri di tahun 2020 sebanyak 282 personel.

“Untuk Polda Kalbar sendiri di tahun 2020 mendapatkan kuota 282 personel. 5 untuk taruna Akpol, 266 Bintara dan 11 Tamtama,” tambahnya.

Kuota 266 Bintara tersebut juga sudah termasuk kuota Polisi Wanita (Polwan).

Tidak lupa, ia memberikan imbauan kepada seluruh calon pendaftar dan orang tua agar tidak percaya terhadap pihak yang menawarkan dapat membantu meloloskan tahapan tes. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada celah untuk calo tersebut karena sudah pasti melakukan penipuan.

“Biro SDM menerapkan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) yang menjadi acuan dalam penerimaan anggota Polri,” tegasnya.

Terakhir Akbp Nurdin menyampaikan agar seluruh peserta agar mempersiapkan baikn secara fisik, akademik dan mental. Terakhir ia berpesan agar percaya kepada kemampuan diri sendiri.

(Red)

 

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.