Kabar7News, Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat mengadakan program ‘ngopi bareng’ secara rutin tiap pekannya.

Melalui program ini, diharapkan pihak polisi dapat mencari solusi permasalahan yang ada pada masyarakat.

Kali ini, program ‘ngopi bareng’ dilaksanakan bersama warga yang berada di sekretariat warga rw 03 Jl. Langgar rt 04/03 Kel. Joglo Kembangan, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, dalam program ini kita berusaha menampung segala masukan dan aspirasi warga

“Polri harus hadir ditengah masyarakat, diharapkan melalui program ini kita bisa mendengar langsung dari masyarakat terkait perkembangan situasi kamtibmas yang ada,” ujar Kombes pol Pasma Royce di lokasi, Senin (21/11/2022).

Dalam kesempatan itu, salah seorang warga selaku Ketua RT 12 Joglo kembangan Bpk Maah (pitung) mengapresiasi langkah kapolres yang datang terjun langsung ke warga untuk menyerap aspirasi masyarakat

Sementara warga yang lain yaitu Fatur selaku remaja yang tergabung dalam satgas anti tawuran mengatakan, disini kerap sekali menjumpai adanya sekelompok remaja menggunakan sepeda motor sekitar pukul 02.00 – 03.00 WIB di indikasi mencari lawan untuk tawuran.

“Kami harap dengan kehadiran bapak polisi disini permasalahan tersebut bisa terselesaikan,” ungkapnya

Sementara dikesempatan yang sama Ipda Yunus selaku Kapolsubsektor alfa indah (pencetus satgas anti tawuran) menjelaskan saya bersama para satgas disini setiap harinya selalu memonitoring melalui media sosial adanya indikasi para remaja/geng motor yang akan bergerak mencari lawan.

“Karena melalui media sosial ini kami sering menggagalkan aksi para remaja / geng motor yang akan tawuran,” ucapnya

Di kesempatan yang lain ibu marini selaku kader PKK rw 03 mengatakan berterima kasih atas kehadiran bapak bapak polisi disini untuk bersedia Menerima masukan kami

Disini saya selaku orang tua merasa kuatir dengan perkembangan gadget yang ada.

“Kerap sekali teknologi tersebut sering disalahgunakan para anak-anak, ini sangat mengkhawatirkan bagi kami selaku orang tua,” terangnya

Menanggapi pertanyaan warga kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce menjelaskan, untuk informasi adanya remaja yang kerap melakukan konvoi untuk mencari lawan tawuran pada pukul 02.00 – 03.00 WIB.

“Kami akan menempatkan mobil patroli diperbatasan khususnya yang kerap dilintasi, nanti kita standbye kan dan menyalakan blue Light rotator,” ujarnya.

Setidaknya dengan mereka melihat adanya polisi disekitar lokasi bisa mencegah dan mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi kriminalitas.

Sementara saya sangat mengapresiasi atas gagasan dari Ipda Yunus selaku Kapolsubsektor alfa indah yang telah mencetus satgas anti tawuran.

“Ini sangat baik dan saya harap wilayah lain dapat meniru kan gagasan baik tersebut dalam mencegah adanya tawuran di wilayah masing-masing,” ucapnya

Sementara mengenai perkembangan gadget saat inilah perkembangan jaman yang ada, oleh karena itu kami minta peran aktif orang tua dalam mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak tentang penggunaan gadget yang baik

” Karena peran orangtua sangat penting dalam mengontrol tumbuh kembang anak,” tutupnya

(**)

Kabar7News, Jakarta – Polisi menangkap 3 (tiga) orang pelaku penggelapan mobil rental di Jakarta Barat, sebanyak 8 kendaraan roda empat berbagai merek diamankan satuan Reskrim Polres Metro Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya berinisial YR als WT (40) seorang wanita dan dua orang laki-laki berinisial AM (25) dan AR (44).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengungkapkan, dari pengungkapan ini barang bukti yang diamankan sebanyak 8 unit mobil.

“Adapun pelaku yang diamankan sebanyak 3 orang, satu diantaranya perempuan,” ungkap Kombes pol Audie, Kamis (19/11/2020).

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan, modus para pelaku tersebut yakni tersangka YR berpura-pura menyewa mobil korban, setelah kendaraan dikuasai, YR menyuruh tersangka AM untuk menggadaikannya di wilayah Pandeglang Banten.

Pengungkapan berawal dari laporan korban yang menyewakan mobil miliknya kepada saudari Vivi, kemudian diserahkan kepada tersangka YR.

Karena saudari Vivi tidak membayar uang sewa maka korban menanyakan perihal tersebut, ternyata mobil milik korban digadai tanpa seijin korban kepada tersangka berinisial T di daerah pontang banten sebesar 25.000.000,- Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

“Berdasarkan laporan tersebut kemudian dibawah pimpinan kanit Krimum Polres Metro jakarta barat Akp Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Iptu Rizky Ali Akbar dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka AM pada Minggu 15 November 2020 di daerah Disadap Serang Banten,” jelas Arsya.

Berdasarkan keterangan dari tersangka AM, kemudian petugas berhasil menangkap tersangka AR di kawasan Pandeglang Banten. Selanjutnya petugas menangkap tersangka YR di daerah Sentul City Bogor.

“Setelah para tersangka tertangkap, didapat keterangan bahwa para tersangka menggadaikan sebanyak 16 unit mobil,” katanya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 480 KUHPidana.

(Red)

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.