Kabar7News, Keerom -Akibat demam tinggi dan sempat mengalami kejang-kejang, Tim Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Batom mengobati Alin (9) warga Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (21/6/2022).

“Dari keterangan sang Ibu Koah Kumi (45), Alin sudah tiga hari mengalami demam tinggi, namun bingung untuk berobat karena kendala biaya sehingga dirinya membawa Alin ke Pos Batom,” ungkap Dansatgas.

Setelah menerima pengobatan dari Tim Kesehatan Pos Batom, Ibunda Koah Kumi mengucapkan terima kasih atas pertolongan dan bantuan yang diberikan Satgas kepada anaknya sehingga dapat terobati.

“Kami sangat berterima kasih, kami bingung tidak tau bagaimana mengobati anak kami, untunglah ada bapak-bapak dari TNI. Terima kasih bapak Satgas,” ucapnya.

(Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC)

 

Kabar7News, Keerom – Pertemuan para tokoh pemuda disambut hangat oleh Wadan Satgas Mayor Inf Wahidin Sobar, S.Sos., perwakilan Pos dan Kepala Suku Kp. Pund Bapak Daniel Amo untuk membahas program-program kepemudaan di Distrik Waris.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (5/4/2022).

Komunikasi Sosial dengan tokoh pemuda ini dihadiri oleh para Kepala Suku, beberapa Tokoh Masyarakat, Kepala Dusun dan Tokoh Pemuda dari 8 (delapan) kampung diantaranya Kp. Syah, Kp. Kalimao, Kp. Kalilapar, Kp. Ampas, Kp. Kalifam, Kp. Banda, Kp. Pund, dan Kp. Yuwenda.

Dari hasil pertemuan tersebut, beberapa agenda kepemudaan telah dirumuskan, salah satu diantaranya adalah membangkitkan kembali semangat berolahraga masyarakat melalui penyelenggaraan lomba volly dalam rangka menyemarakan HUT Yonif 126/KC ke-60 Tahun 2022, yang memperebutkan trophy dan hadiah bernilai jutaan rupiah.

Daniel Amo (59), selaku Kepala Suku Kp. Pund merasa sangat senang dengan diadakannya pertemuan dengan para tokoh masyarakat yang menurutnya baru pertama kali ini dilaksanakan. “Saya sangat senang, Bapak Pos mau mengundang saya dan para pemuda untuk datang ke Pos. Ini pertama kalinya bapak TNI mengundang dan membahas sesuatu yang berarti untuk masyarakat di Distrik Waris,” ucapnya.

(Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC)

 

Kabar7News, Keerom – Dalam rangka meningkatkan produktifitas lahan tidur agar memiliki hasil bumi yang dibutuhkan masyarakat, Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/KC mengajak masyarakat untuk gotong royong membersihkan tanah adat menjadi lahan siap untuk perkebunan jagung dan lahan padi darat di Kampung Somografi, Distrik Web, Kab. Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (7/1/2022).

Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan, serta menciptakan lingkungan rapi, indah, dan menghasilkan dengan mengubah lahan tidur tanah adat menjadi lahan perkebunan masyarakat yang produktif.

“Ini merupakan salah satu bentuk nyata bakti TNI dengan masyarakat dan juga sebagai wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, sehingga diharapkan nantinya dapat terwujud sinergitas yang solid dari kegiatan ini dan secara bersama-sama kita dapat mengangkat perekonomian masyarakat dari hasil perkebunan di wilayah perbatasan ini,” ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah Wadan Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/KC Sertu Alvinus Saragih mengatakan dalam kegiatan gotong royong membuka lahan perkebunan ini bukan hanya Prajurit Satgas TNI saja yang bekerja membersihkan lahan, akan tetapi terlihat pula masyarakat Kampung Somografi yang juga ikut berpartisispasi membersihkan ilalang dan memotong rumput di lahan tersebut yang sudah lama tidak dibersihkan.

“Sasaran dari kerja bhakti atau gotong-royong ini adalah memotong rerumputan dan ilalang di area tanah adat tersebut untuk di sulap menjadi lahan perkebunan yang produktif, pemotongan rumput dan pembersihan ilalang ini dilaksanakan mulai dari sektor kiri jalan masuk perkampungan, membersihkan saluran-saluran air yang terhambat, membakar rumput-rumput yang sudah dipotong dan kering agar lahan tersebut terlihat lebih siap untuk di tanami bibit Jagung dan padi darat,” pungkas Alvianus.

Alvianus berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menambah kedekatan dan hubungan baik antara Satgas TNI Yonif 126/KC dengan masyarakat setempat.

“Kami juga sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga di sini, yang dengan sangat antusias secara swadaya membawa alat masing-masing dari rumah untuk melaksanakan gotong royong pembersihan lahan di kampungnya,” tutup Alvian.

Sejalan dengan itu, salah satu warga kampung dan Kepala Kampung Somografi Bapak Lukas Tomb menyampaikan rasa terima kasihnya dan bangga atas apa yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Somografi yang dengan tulus dan ikhlas mengajak dan membantu warga Kampung Somografi untuk membuka lahan tidur di tanah adat menjadi lahan perkebunan masyarakat yang produktif.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI yang dengan tulus dan ikhlas mengajak dan membantu warga kami untuk bersama-sama membersihkan lahan yang awalnya seperti padang rumput menjadi lahan yang bersih dan siap untuk dijadikan lahan perkebunan masyarakat, yang nantinya diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat,” ucap Lukas.

(Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC)

Kabar7News, Keerom – Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC bersama warga melaksanakan pembenahan lingkungan Gereja Katolik Santa Clara di Kampung Monogoefi Distrik KM 140 Kab. Keroom. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu (18/12/2021).

Untuk menciptakan kerukunan umat beragama dan mempererat hubungan yang baik dengan tokoh agama di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 126/KC bersama warga melaksanakan kegiatan pembenahan sekaligus pembersihan tempat ibadah.

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC yang dipimpin Wadan Pos KM 140 Serda Liki Purba beserta 10 orang anggotanya dengan membawa peralatan bangunan dan peralatan korve seperti cangkul dan sapu, mendatangi Gereja GKI untuk melaksanakan pembenahan dan pembersihan bersama warga.

Pembenahan ini dilaksanakan karena sebagian atap gereja bocor dan lingkungan gereja banyak tumbuh rumput liar, sehingga mengganggu kenyamanan untuk beribadah. Gereja Katolik Santa Clara ini merupakan gereja  kebanggaan warga KM 140 dan sebagian besar warga jemaat  kampung  untuk beribadah di gereja ini.

Warga Kampung KM 140 menyambut baik dan sangat senang atas kepedulian dan partisipasi personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC yang melaksanakan pembersihan gereja.

Pengurus Gereja Bapak Suleman Gumur mengucapkan terima kasih kepada Prajurit Satgas Yonif 126/KC yang telah berpartisipasi membersihkan lingkungan gereja.

“Dengan kegiatan pembersihan bersama ini, telah meningkatkan kedekatan warga dengan Prajurit TNI, khususnya personel Satgas 126/KC,” ujarnya.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC menyampaikan untuk membantu dan meningkatkan kenyamanan warga dalam melaksanakan kegiatan agama, Satgas Pamtas Yonif 126/KC selalu peduli terhadap tempat ibadah dengan melaksanakan pembersihan maupun gotong royong memperbaiki tempat ibadah di sepanjang perbatasan.

(Pen Satgas Yonif 126/KC)

Kabar7News, Miomaffo Barat – Wujud kepedulian sekaligus membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad menggelar pengobatan keliling secara Door to Door kepada warga masyarakat perbatasan RI-RDTL, sekaligus mengedukasi warga untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad, Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., dalam keterangan tertulisnya di Miomaffo Barat, Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (27/7/2021).

Dijelaskan Dansatgas, kegiatan pelayanan kesehatan secara Door to Door sengaja dilakukan Satgas karena masih dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga banyak masyarakat yang takut untuk beraktivitas di luar rumah. Ditambah masih meningkatnya kasus Covid-19 belakangan ini, maka semakin menambah kekhawatiran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat.

“Di masa pandemi ini banyak sekali masyarakat yang takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, untuk itu saya memerintahkan Tim Kesehatan Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad untuk terus gencar melakukan pelayanan kesehatan secara door to door agar mengetahui bagaimana kondisi kesehatan warga binaannya”, ujar Dansatgas.

Selanjutnya Dansatgas menuturkan bahwa kegiatan pemberian pelayanan kesehatan kepada warga masyarakan di perbatasan dilakukan di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Malaka.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, tim kesehatan Satgas juga memberikan edukasi kepada waga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal ini harus terus diingatkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di perbatasan.

“Selain memberikan pelayanan Kesehatan, tim Kesehatan kita juga memberikan edukasi kepada warga supaya melaksanakan protokol kesehatan. Ini harus kita ingatkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di perbatasan,” tegasnya.

Kegiatan ini pun, mendapatkan apresisasi dari warga masyarakat di perbatasan, karena TNI khususnya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat yang sudah mau berkunjung ke rumah-rumah untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak cemas dengan kondisi kesehatannya.

Seperti salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapan rasa bangga dan senang biasa memeriksakan kesehatannya tanpa harus pergi ke Puskesmas atau Rumah Sakit.

(Dispenad)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.