Kabar7News, Jakarta – Sebanyak 1000 prajurit TNI AD telah dikerahkan untuk membantu penanganan pasca gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada Senin (21/11/2022) kemarin.

Sampai pagi ini sudah sekitar 1.000 orang prajurit dari satuan-satuan terdekat seperti Yonif R 300/Brajawijaya, Yonarmed 5/Pancagiri dan Kodim 0608/Cianjur yang telah dikerahkan membantu penaganan gempa di Cianjur,” kata Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari. Selasa, (22/11/2022).

Lebih lanjut dijelaskannya, TNI AD juga akan menerjunkan prajurit dari satuan-satuan pelayanan untuk membantu penanganan lanjutan pasca gempa bumi tersebut seperti kesehatan, bekang untuk mendirikan dapur umum serta zeni.

“Hari ini (Selasa, 22/11/2022) akan diterjunkan lagi prajurit satuan pelayanan seperti satuan angkutan, kesehatan dan zeni,” tutupnya.

(Dispenad)

Kabar7News, Jakarta – Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Sabtu Malam (1/10/2022) lalu, menjadi duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kerusuhan yang mengakibatkan meninggalnya seratus lebih suporter sepakbola itu, menyelipkan beberapa kisah heroik prajurit TNI AD saat membantu dan menyelamatkan para suporter mulai dari Balita sampai dewasa, bahkan personil Kepolisian yang melaksanakan tugas pengamanan pada pertandingan tersebut.

Selamatkan Personel Polri dari Kepungan Massa Di Rumah Sakit

Mendapatkan informasi adanya salah satu personel Polri an. Bripka S yang terkepung di Rumah Sakit Wava Husada, usai menyelamatkan diri dari kejaran dan amukan para suporter, prajurit TNI AD dari kesatuan Yonzipur 5/ABW yang dikerahkan untuk membantu melakukan evakuasi terhadap korban kerusuhan, bertindak cepat dengan mendatangi Rumah Sakit tersebut.

“Informasi yang kita terima dari Kapolres Kepanjen sekitar pukul 01.15 wib (Minggu, 2/10/2022), dan meminta bantuan untuk mengevakuasi personel Polri tersebut,” ujar Danyonzipur 5/ABW.

Berbekal foto ruangan tempat persembunyian yang dikirimkan personel Polri tersebut, dan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Wava Husada, sekitar pukul 01.45 wib Tim Evakuasi Yonzipur 5/ABW yang dipimpin langsung Danyonzipur 5/ABW berhasil menemukan personel Polri di tempat persembunyiannya.

“Saat kita temukan, kondisinya penuh dengan kecemasan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan dan memberikan keyakinan kepada personel Polri tersebut, kita mengganti pakaian yang digunakannya dengan seragam loreng dan masker,” jelas Danyonzipur 5/ABW.

Berkat semangat untuk menyelamatkan nyawa sesama, akhirnya Bripka S dapat dievakuasi oleh prajurit TNI AD dengan cepat dan aman, untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Kepanjen dan mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Sertu Kristian Sihumbing Selamatkan Balita

Selain mengerahkan personel Yonzipur 5/ABW, pengerahan satuan TNI AD dalam membantu mengevakuasi dan menyelamatkan korban kerusuhan Kanjuruhan juga melibatkan personel Kodim 0818/ Malang, salah satunya Sertu Kristian Sihumbing.

Disela-sela kerja kerasnya bersama personel TNI AD lainnya menyelamatkan dan mengevakuasi para korban tersebut, Sertu Kristian Sihumbing menemukan balita dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Kanjuruhan.

“Saya langsung membawa anak balita ini ke rumah sakit terdekat (Kanjuruhan). Dengan harapan bisa segera ditangani secara medis dan dapat diselamatkan,” ungkap Sertu Kristian Sihumbing.

Sertu Kristian Sihumbing berharap, gerak cepat yang dilakukan prajurit TNI AD ini dapat menyelamatkan dan mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi.

“Semoga mereka yang berhasil kita evakuasi dan mendapatkan perawatan medis, dapat diberikan kesehatan serta kesembuhan,” harap dan pungkas Sertu Kristian Sihumbing.

(Dispenand)

Kabar7News, Jakarta – Akun resmi twitter TNI AD terhitung mulai hari Selasa siang tanggal 13 September 2022 sudah mulai normal.

TNI AD mengapresiasi pihak Twitter Indonesia yang telah membantu pemulihan akun Twitter TNI AD sehingga bisa beroperasi kembali seperti sedia kala dan telah membantu mengamankan akun ini dari aktivitas ilegal.

Saat ini TNI AD terus mengevaluasi sistem pengamanan Siber yang dimiliki dan ke depan diambil langkah-langkah preventif yang dapat mengeliminir gangguan serangan Siber dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap sistem Informasi maupun Medsos yang dimiliki TNI AD.

(Dispenad)

Kabar7News, Jakarta – Sebagai upaya menangkal ancaman polarisasi bangsa, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menyampaikan paparannya yang berjudul Reaktualisasi Nilai Kebangsaan Sebagai Upaya Mencegah Polarisasi.
Kegiatan yang dikemas dalam acara “Bincang-bincang Kebangsaan” menghadirkan beberapa pembicara yaitu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gus Muwafiq, dan Antonius Benny Susetyo dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertempat di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Rabu (7/9/2022).

Kasad menyampaikan latar belakang perjuangan bangsa Indonesia mulai dari kerajaan-kerajaan di nusantara hingga perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang membuktikan kebersamaan seluruh masyarakat Indonesia dengan kebhinekaannya namun tetap terbingkai dalam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pejuang kemerdekaan dan para pendahulu bangsa dengan segala keterbatasannya, namun didorong semangat rela berkorban dan nasionalisme yang tinggi mampu membawa bangsa Indonesia terlepas dari penjajahan. Dengan kebersamaan, tidak memandang asal suku, agama dan kelompok semua bahu membahu berjuang untuk meraih kemerdekaan, ” ungkap Kasad.

Lebih lanjut Kasad menegaskan, perjuangan bangsa saat ini lebih berat karena selain menghadapi ancaman eksternal saat ini persatuan dan kesatuan bangsa diuji untuk menghadapi ancaman internal.

“Beban perekonomian negara sangat berat pasca Covid 19, ancaman krisis telah melanda negara-negara luar. Saya mengajak semua komponen bangsa baik pejabat, para tokoh dan mahasiswa penerus bangsa untuk berbuat terbaik demi bangsa Indonesia, ” jelas Kasad.

Kasad juga menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat telah berupaya mendukung program-program pemerintah dalam membantu kesulitan masyarakat dan menyejahterakan masyarakat dengan berbagai program antara lain, ketahanan pangan, manunggal air dan mengatasi stunting.

Di hadapan para peserta yang hadir, Jenderal TNI Dudung Abdurachman juga menyampaikan bahwa soliditas TNI merupakan suatu yang mutlak. Sinergitas TNI dengan berbagai komponen masyarakat harus tetap terpelihara untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Soliditas TNI merupakan hal mutlak dan sinergitas TNI dengan berbagai komponen masyarakat harus tetap terpelihara sehingga jangan sampai ada pihak-pihak yang ingin merusak soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” tegas Kasad.

Adapun tema yang diusung pada acara ini yaitu, “Merajut Sinergitas Komponen Bangsa Guna Menangkal Ancaman Polarisasi Bangsa,” ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa.

(Dispenad)

Kabar7News, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman akan mendukung seragam PDL untuk seluruh PNS TNI AD sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, komitmen dan darma bhaktinya yang telah ditunjukkan dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

Demikian disampaikan Kasad dalam pengarahannya kepada peserta Rapat Kerja (Raker) DPK Unit TNI AD TA. 2022 yang diikuti sekitar 300 anggota Korpri TNI AD perwakilan dari Kotama dan Balakpus se-Gartap 1 Jakarta, Mabesad, Kamis (11/8/2022).

“Nanti kita akan buatkan 2 stel PDL, kaos dalam, 1 stel sepatu dan baret, termasuk batik Korpri. Pokoknya lengkap. Semoga tahun ini bisa terealisasi,” ujar Jenderal Dudung.

Pada Raker DPK Unit TNI AD TA. 2022 yang bertemakan “Optimalisasi Pembinaan Korpri Guna Meningkatkan Disiplin, Kerja dan Kesejahteraan Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD,”, Kasad juga menyoroti tentang pentingnya peran Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD untuk mengakselerasi penerapan UU RI tentang ASN dan mendukung transformasi TNI AD ke depan.

Adapun wujud Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan oleh Kasad adalah yang berkualitas serta dapat menjaga Kode Etik PNS TNI AD, mampu mendukung dan memasyarakatkan visi dan misi TNI AD, serta dapat menyelesaikan permasalahan dinas maupun di luar dinas dengan baik.

“Tugas pokok Korpri TNI AD salah satunya adalah mampu mendukung tugas pokok TNI AD secara tepat dan bertanggung jawab, serta membantu pimpinan dalam upaya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan Keluarga Besar TNI AD,” ungkap Kasad.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakasad, Irjenad, Korsahli Kasad, Aspers Kasad, Asrena Kasad, Dirkuad, Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AD Ny. drg. Nora Tristyana, M.A.R.S., serta Pejabat Utama di lingkungan Mabesad.

(Dispenad)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.