Kabar7News

Kabar7News, Sentul Bogor – Tokoh Balap Nasional yang juga Direktur Utama Sirkuit Internasional Sentul H.Tinton Soeprapto dalam kesempatan pengumuman juara dan pemberian piala serta hadiah DRAG FEST 2020 mengajak seluruh warga negara Indonesia khususnya para Pembalap untuk menghormati karya anak bangsa yaitu AccentWire.

“Kita hormati semua karya-karya anak bangsa, Sirkuit Sentul punya usaha namanya AccentWire Racing, boleh Anda coba untuk motor dan mobil. Tokonya ada di Pedok (lapangan tertutup) bawah itu,” ungkapnya di Sentul Bogor, Minggu (26/7/2020).

Tinton memberikan jaminan bahwa karya anak bangsa, Indra Santoso dengan AccentWirenya layak dipakai oleh seluruh pengguna kendaraan roda dua dan roda empat di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Indra Santoso menyampaikan bahwa hasil akhir dari performance kenderaan sangat tergantung dari kwalitas pada sistem wiring dan umumnya sistem wiring atau elektrikal performance selalu kurang diperhatikan.

“Saya meriset dan membuat produk yang bisa menjadi solusi bagi semua kenderaan, pada tahun 2015 saya temukan suatu formula anak bangsa dan di tahun 2018 saya mulai produksi secara umum dan dikenal dengan “Kabel Setan” mereknya AccentWire. Produk ini hanya sebuah produk tambahan dan mampu memaksimalkan respon arus negatif pada wiring agar kinerja perangkat elekronik menjadi optimal dengan cara yang instan dan praktis,” kata Indra.

(Nane/Wem)

Kabar7News, Jakarta – keputusan Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Drs. H.M. Jusup Kalla dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menghadiri Peringatan 25 Tahun Pengabdian Alumni Akabri 95 secara virtual, bertempat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok,  Minggu (26/7/2020).

Reuni Perak yang mengusung tema “Dengan Semangat 25 Tahun Pengabdian Akabri 1995, Kita Mantapkan Solidaritas dan Sinergitas TNI-Polri Dalam Pengabdian kepada Masyarakat dan Negara”, dilaksanakan secara virtual dari 45 lokasi yaitu 31 Kabupaten/Kota wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan 14 kota di luar negeri yaitu Singapura, Philipina, Vietnam, China, Korsel, Bangladesh, Pakistan, Iran, Saudi Arabia, Perancis, Italia, Spanyol, Belanda dan Lebanon.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Jusup Kalla dan Letjen TNI Doni Monardo mengucapkan selamat atas pelaksanaan Peringatan 25 Tahun Pengabdian Akabri 95 kepada nusa dan bangsa serta sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial dan donor darah yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri secara serentak terutama sebagai wujud kepedulian dan keikutsertaan membantu menangani masalah aktual masyarakat.

Secara khusus Bapak Jusuf Kalla menyampaikan perayaan reuni 25 tahun Akabri 95 kali ini merupakan hal yang luar biasa karena diperingati dengan kegiatan donor darah. Menurutnya, setitik darah bisa menolong jiwa manusia dan menjadi pengabdian terbesar kepada nusa dan bangsa. Bapak Jusuf Kalla juga menyampaikan penghargaan yang tinggi dan berharap Alumni Akabri 95 tetap menunjukkan pengabdian terbaik melalui institusi TNI-Polri.

Sementara itu, Letjen TNI Doni Monardo dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNPB dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan penghargaan atas keputusan untuk melaksanakan reuni akbar secara virtual dan berpesan tetap semangat dalam pengabdian serta selalu berbuat yang terbaik dimanapun berada.

Kedua tokoh tersebut berharap semoga Alumni Akabri 95 Bima Cakti semakin sukses dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Seperti diketahui, tepat 25 tahun yang lalu tanggal 27 Juli 1995, Alumni Akabri 95 dilantik di Istana Merdeka oleh Presiden RI H.M. Soeharto dan memulai karirnya di Institusi TNI-Polri dengan pangkat Letnan Dua.

Acara Reuni 25 Tahun Pengabdian Akabri 1995, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan bakti sosial, bakti masyarakat dan bakti almamater sepanjang bulan Juli 2020, antara lain pembagian 27.795 paket sembako, donor darah target 5.700 kantong, pembuatan sumur artesis untuk masyarakat di tiga lokasi, pelaksanaan Rapid Test dan Swab bagi masyarakat, pemberian bantuan APD kepada tenaga medis, pemberian 3.000 keramik untuk tempat ibadah dan sekolah di Madura, pemberian perangkat nelayan dan alat selam di Pulau Soop Papua Barat, penanaman pohon di Gunung Lawu, bedah rumah di NTT di dua titik, anjangsana dan pemberian bantuan kepada Yayasan Panti Asuhan dan Panti Jompo.

Dilaksanakan juga menjenguk dan pemberian bantuan kepada anggota TNI-Polri yang sakit,  terjun langsung membantu pengungsi bencana banjir bandang di Luwu Sulsel, pemberian dukungan sarana dan pra sarana pendidikan di masing-masing Akademi Angkatan dan Kepolisian, pemberian cindera mata dan tali asih bagi mantan pengasuh dan pegawai Akademi masing-masing, ziarah ke Makam Alumni Akabri 95 yang sudah meninggal di seluruh Indonesia serta pemberian bantuan kepada keluarganya serta pemberian bantuan dan pendampingan terhadap Pekerja Migran Indonesia, Pelajar dan Mahasiswa di berbagai manca negara.

Acara Peringatan 25 Tahun Pengabdian Alumni Akabri 95 mendapatkan 2 (dua) Rekor MURI dengan kriteria pencapaian jumlah pembagian sembako dan donor darah terbanyak di beberapa tempat secara serentak serta pelaksanaan Reuni Virtual Pertama Alumni Akabri dengan lokasi (dalam dan luar negeri) terbanyak yang pernah dilaksanakan.

(Red)

 

Kabar7News, Salatiga – Upaya menyatu dan dekat dengan masyarakat menjadi komitmen TNI dalam mengabdikan diri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya dapat hadir membantu kesulitan yang dihadapi oleh warga masyarakat di lingkungan sekitar.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu prajurit Yonif MR 411/PDW Kostrad yakni Pratu Yustus Dolfinus Rembe bersama Kodim 0714/Salatiga yang merasa prihatin dan tergerak hatinya untuk membantu Bapak Sugiman (57) warga RT 02 RW 05 Kelurahan Gedongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga supaya memiliki rumah yang layak huni.

Sugiman sendiri sehari-hari bekerja sebagai pemetik kelapa dan tinggal di bekas kandang sapi bersama istrinya Ika Yuliana dan tiga anaknya sejak enam tahun yang lalu di lahan kebun milik Bapak Sukiman.

“Pagi ini kita berkunjung dan melihat kebahagiaan Pak Sugiman yang sudah tinggal di rumah layak huni yang kita bangun selama ± 3 Minggu bersama anggota Kodim 0714/Salatiga” ungkap Pratu Yustus Dolfinus Rembe saat ditemui, Minggu (26/7/2020).

Lebih lanjut, Pratu Rembe, yang merupakan Atlet Tinju Yonif MR 411/PDW Kostrad mengungkapkan, saat pertama kali melihat hunian Pak Sugiman, dirinya merasa sangat prihatin karena sangat tidak layak.

“Saya kemudian berupaya membelikan bahan material serta menggalang bantuan dan sekarang keluarga Pak Sugiman sudah bisa tinggal di rumah yang layak,” paparnya.

Terpisah, Danyonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan Pratu Yustus Dolfinus Rembe yang telah berinisiatif membantu pembangunan rumah layak huni untuk Bapak Sugiman.

Lanjutnya, pembangunan rumah tersebut dilakukan setelah mendapat persetujuan dari pemilik tanah. Dikerjakan bersama-sama dengan anggota Kodim 0714/Salatiga dan Babinsa Kelurahan Gedongan Sertu Iwan.

“Mudah-mudahan kepedulian dari para Prajurit TNI kepada keluarga Bapak Sugiman dapat bermanfaat, sehingga bisa tinggal di rumah yang lebih layak huni dan bersih,”

Sementara itu, saat dikunjungi oleh personel Yonif MR 411/PDW Kostrad dan Babinsa Gedongan, Bapak Sugiman menyampaikan rasa terharu dan terimakasihnya kepada anggota Yonif MR 411/PDW Kostrad dan Kodim 0714/Salatiga atas kepedulian dan bantuannya telah dibangunkan rumah.

“Saya sangat berterimakasih kepada kepada Bapak-bapak TNI atas perhatian dan bantuannya, kini bekas kandang sapi telah menjadi rumah layak huni dan nyaman untuk keluarga kami,” ucap Sugiman haru.

(Red)

Kabar7News, Papua – Sebanyak 13 unit rumah semi permanen program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 Komando Distrik Militer 1709/Yapen Waropen (Kodim 1709/Yawa), memasuki tahap pengecatan.

Dari 13 unit rumah semi permanen program TMMD ke-108 Kodim 1709/Yawa tersebut, 10 rumah berada di Kampung Natabui dan 3 (tiga) rumah di Kampung Toweta, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen, Papua.

Pekerjaan pembangunan rumah warga Natabui dan Toweta masih terus dikerjakan oleh personel Satgas TMMD ke-108 Kodim 1709/Yawa agar selesai sebelum penutupan, salah satunya adalah rumah milik Elipas Wayor yang sedang dilaksanakan proses pengecatan, Sabtu (25/7/2020).

Rumah Elipas Wayor ini merupakan salah satu dari 13 rumah bantuan program TMMD 108 yang kini sudah pada tahapan pengecatan. Untuk warna cat pada bagian luar rumah digunakan warna hijau yang merupakan ciri khas TNI.

“Dengan menggunakan warna cat hijau yang merupakan warna khas TNI, hal ini dimaksudkan agar pemilik rumah selalu ingat bahwa Satgas TMMD Ke-108 dan masyarakatlah yang membangunnya,” kata Serda Yudha Oropa yang saat itu tengah mengecat rumah TMMD.

Sementara itu, Elipas Wayor mengaku sangat senang karena sebentar lagi rumahnya pun akan selesai dibangun. “Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya TMMD dari Kodim 1709/Yawa yang mewujudkan impian kami memiliki rumah idaman,” ungkapnya.

(Red)

Kabar7News, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa melantik Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Mayjen TNI Agus Rohman menggantikan Mayjen TNI Marga Taufiq. Dalam sertijab kali ini, Kasad Jenderal TNI Andika Pekasa juga menerima laporan korp 20 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD lainnya. Selain Pangdam XVI/Pattimura juga diserahterimakan jabatan Kapushubad, Brigjen TNI Widjang Pranjoto kepada Brigjen TNI Wahyu Agung Prayitno, S. Pd.

Kapendam XVI/Ptm Kolonel Kolonel Arm Stefie jantje Nuhujanan dalam keterangannya usai acara Sertijab tersebut mengatakan, Pangdam XVI/Pattimura yang baru Mayjen TNI TNI Agus Rohman, sebelumnya menjabat sebagai Pangdivif 1 Kostrad.

“Beliau adalah lulusan Akmil Tahun 1988, dan pernah juga menjabat sebagai Ajudan Presiden RI semasa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Sedangkan Mayjen TNI Marga Taufiq selanjutnya akan menjabat sebagai Pa Ahli Kasad Tk. III Bidang Sosbud Hankam dan Narkoba, “ jelas Stefie.

Pria kelahiran 15 Agustus 1963, Agus Rohman lahir sebagai anak ketujuh dari pasangan Ahmad Mustafa dan Siti Rohmah Latifah. Mewarisi tauladan kedua orang tuanya, dirinya merupakan sosok prajurit yang taat beribadah dan ramah terhadap siapun tidak terkecuali kepada prajuritnya.

Mayjen Agus Rohman menjalani karir militernya lebih banyak dihabiskan di pasukan elit TNI AD Kostrad, Jabatan Danyonif 305/Tengkorak Kostrad dijabatnya pada tahun 2002-2005 selanjutnya menjabat sebagai Dandim Jakarta Selatan (2005-2007) dan Dandim Jakarta Pusat (2007-2008), Asops Paspampers (2008-2009) dan Ajudan Presiden RI (2009-2012) dan setelahnya dipercaya untuk menduduki jabatan Danrem 061/SK Bogor.

Tahun 2013, Agus Rohman kembali ke induk Satuan yang membesarkannya yaitu Kodtrad untuk menduduki Jabatan Kepala Divisi Infateri (Kasdivif) 1 Kostrad di Cilodong (2013-2015). Pada tahun yang sama, Agus Rahman dipercaya untuk memimpin Dinas Jasmani Angkatan Darat sekaligus untuk menerapkan metode baru dalam pembinaan jsamani prajurit TNI AD maupun metode seleksi jasmani dalam pendidikan di Angkatan Darat.

Dirinya mendapat mendapat kepercayaan untuk kembali memimpin salah satu pasukan Divisi Kostrad dengan dilantiknya menjadi Pangdivif 1 Kostrad (2018-2020).

Pengalaman tugas dalam negeri dan luar negeri serta berbagai jabatan strategis yang disandangnya, dipercaya pimpinan Angkatan Darat dan mengantarkannya untuk memimpin Kodam XVI/Pattimura.

(Red)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.